DMI: Masjid Sentral Peradaban, Sekaligus Ikut Perbaiki Spiritualitas dan Moralitas

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com –  Pengurus dari 150 Masjid Besar & Jami’ di kabupaten Kudus silaturahmi bersama pengurus Masjid Agung Kudus, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kemenag Kudus, Selasa, (16/5/2017).

Bertempat di serambi Masjid Agung Kudus, pertemuan itu membahas tentang usaha bagaimana memakmurkan masjid dengan segala dinamika, “Memakmurkan masjid adalah sesuatu hal yang sangat istimewa,” kata ketua pelaksana pada H. Anief Farizi kepada isknews.com

Dirinya mengatakan, suatu keindahan yang tak terkira jika kita mampu menjemput takdir kematian dengan khunul khatimah. Alangkah baiknya kalau datang ke masjid tidak kenal musim, meskipun hujan kalau sudah waktunya shalat sudah seharusnya kita datangi masjid untuk menunaikan shalat berjamaah. “Apalagi kalau bulan Ramadlan yang akan tiba beberapa hari lagi, taraweh dan tadarus harus senantiasa diikuti semampunya,” Ujarnya

TRENDING :  Petani Tembakau Gruduk Rumah Dinas Bupati, Ada Apa?

Sementara itu, Syaroni dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat memberikan sambutan, mengatakan keberadaan masjid selain tempat ibadah untuk jama’ah sholat, bisa juga difungsikan sebagai kegiatan ekonomi, sosial, kesehatan dan problem solving.

TRENDING :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Hidayyatul Abidin Di Desa Besito

“Sebenarnya persoalan umat bisa dipecahkan di masjid. Bahkan dulu zaman Rasulallah masalah sosial, politik, strategi dan keamanan itu pemecahan masalahnya di masjid,” Jelasnya

Syahroni ingin mengembalikan kekuatan masjid sebagai sentral atau jantungnya peradaban, sekaligus memperbaiki spiritualitas maupun moralitas, karena menurutnya semuanya itu ada di masjid.

TRENDING :  Dapat Tambahan Kuota 222, Daftar Antrean Haji Masih Lama

Ia berharap kepada dewan masjid, lembaga dakwah, Kemenag Kudus, termasuk pemerintah daerah harus komitmen bersama untuk memakmurkan masjid dengan segala dinamikanya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :