Dokumen Pembebasan Lahan TPA Landoh Rampung

oleh
ISKNEWS.COM

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Untuk menambah luas tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan Pembebasan lahan diwilayah Desa Landoh. Proses pembebasan tersebut sudah selesai pada tahap dokumen administrasi.

Pemerintah Kabupaten Rembang menyiapkan anggaran 3,5 sampai 4 miliyar untuk pembelian tanah dalam proyek perluasan TPA. Berdasarkan informasi yang didapat, harga tanah yang akan ditawarkan adalah Rp 75.000,- permeter persegi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang Suharso memaparkan, sebelumnya proses penentuan harga yang akan ditawarkan kepada pemilik tanah, pihak Dinas Lingkungan Hidup melibatkan pihak ketiga. Dalam hal ini PT Sucofindo yang menjadi mitra Pemerintah Rembang, dan ditugasi untuk menghitung harga tanah sebelum ditawarkan kepada pemilik lahan.

TRENDING :  Berhentinya Cantrang Berimbas Turunnya Omset Pengusaha Kopi

“Kami melibatkan PT Sucofindo, untuk menghitung harga tanah, sebelum kami tawarkan kepada pemiliknya” tambahnya.

Ia melanjutkan, untuk tahapan selanjutnya tinggal pengukuran, dan penentuan harga tanah, yang akan ditawarkan kepada 7 warga yang menjadi pemilik kawasan yang dibebaskan yang luasannya mencapai hampir 3,5 hektar.

TRENDING :  Tahtimul Qur'an, Bupati Pesan Muliakan Pembaca Al-Qur'an

“Tanah yang kita bebaskan hampir 3,5 hektar. Milik tujuh warga setempat. Kalau proses dokumen sudah selesai tinggal penentuan harga permeter yang akan kita tawarkan” kata Suharso saat dihubungi wartawan.

Untuk mengantisipasi dampak limbah, yang sempat timbul perluasan lahan, DLH sudah menyiapkan empat langkah tepat guna. Yaitu, melakukan pengurukan, menyediakan alat pengolahan, memanfaatkan gas metan, dan pengolahan lindi atau limbah cair di lokasi TPA.

TRENDING :  Kebijakan ASN Cuti 1 Bulan, Pemkab Tunggu Surat Edaran

Hingga saat ini lahan TPA yang sudah ada, luasnya diperkirakan 3 hektar lebih. Maka diperkirakan jika dijumlah luas tempat pembuangan akhir sampah yang dimiliki Pemkab menjadi hampir 7 hektar. Sementara luasan tempat pembuangan akhir sampah yang ideal adalah 5 hektar. (rtw)

KOMENTAR SEDULUR ISK :