Dongkrak Ekonomi Warga Desa Lewat Pasar Senja

oleh
Warga terlihat antusias mendatangi pasar senja di Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Ide mengadakan pasar senja oleh Karang Taruna Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti terbukti mampu menaikkan ekonomi warga sekitar. Meski hanya dilaksanakan dua kali dalam sebulan, namun pasar senja ini menarik antusias warga dan para pedagang.

Pertama kali dimulai beberapa waktu lalu, pasar yang diperuntukkan bagi para pedagang dari desa setempat itu, ada sekitar 25 pedagang yang ikut berjualan. Dagangan yang didominasi jajanan tradisional tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli. Dalam sehari dagangan yang dijajakan terjual habis.

Anggota Karang Taruna Desa Ngagel Setyo Widi Nugroho (35) mengatakan, pasar senja ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan pendapatan ekonomi warga. Sehingga, yang diperkenankan untuk berdagang di pasar itu, adalah hanya warga setempat.

TRENDING :  Alhamdulilah Hadiah Lomba Video Ucapan Selamat Bupati Terpilih Disampaikan Langsung Bupati , Berikut Para Juaranya

“Pada awal pelaksanaan, memang ada beberapa penjual yang dari luar desa. Tetapi untuk minggu depan, semua pedagang harus orang Ngagel. Sampai saat ini sudah ada 40 pedagang yang terdaftar dan akan mengisi stan penjualan,” terangnya.

Para pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menurut Nugroho juga mendapat tempat untuk menggelar hasil karyanya. Baik itu berupa makanan ringan ataupun kerajinan yang dapat diperjualbelikan. Sehingga, dalam dalam pelaksanaannya benar-benar mengakomodir potensi lokal yang ada di desa.

TRENDING :  Kades Kramat "Nembung" Ke Bupati Jadi Juara II Perlombaan Desa

Keberadaan pasar senja ini ternyata tidak hanya menarik minat warga sekitar untuk berkunjung. Bahkan pada saat pertama buka, dalam sehari terhitung ada 500-an pengunjung dari luar desa. Melihat tingginya antusias warga, para pemuda yang tergabung dalam karang taruna itupun mulai memikirkan inovasi untuk pengembangan ide mereka.

“Pengunjung memang banyak sekali. Maka dari itu, kami akan terus berinovasi untuk menambah sesuatu yang bisa menarik para pengunjung. Kami juga sudah mengadakan pentas musik yang diisi oleh band lokal Dukuhseti sendiri. Setidaknya, band itu menjadi daya tarik para pengunjung,” terangnya.

TRENDING :  2000 Orang Banjiri Kudus Colour Fun 2017

Oleh pengagas, pasar hanya buka pada malam minggu dan malam senin pada minggu kedua dan keempat setiap bulannya. Pasar senja yang berada di sepanjang jalan Mardisantoso Desa Ngagel sepanjang 150 meter itu, setidaknya telah mampu menggerakkan ekonomi kreatif warga.  Diharapkan keberadaan pasar tersebut mampu mengangkat perekonomian warga desa, serta melestarikan makanan tradisional yang selama ini hamper dilupakan. (IN/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :