Dongkrak Minat Baca, Pelayanan dan Fasilitas Perpustakaan Perlu Ditingkatkan

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Pelayanan dan sarana prasarana pada Perpustakaan Kabupaten Kudus harus lebih ditingkatkan kembali, hal itu sebagai upaya untuk meningkatkan tingkat kunjungan dan minat baca literasi masyarakat.

“Tingkat minat baca orang Indonesia terbilang rendah, Berdasarkan studi “Most Littered Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61),” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih saat mengunjungi Perpustakaan Kudus, di Kompleks GOR Wergu Wetan, Jumat (8/3/2019).

TRENDING :  Sisi Lain Dari Tradisi Dandangan, Antara Religiusitas Dan Bisnis

Sebagai tindak lanjut untuk meningkatkan minat membaca, dirinya mengakui tak lepas dari sarana dan prasarana untuk menunjangnya. Untuk itu dirinya beserta komisi X DPR RI terus berupaya mengumpulkan informasi dari segala unsur kepentingan yang ada untuk memperoleh gambaran tentang UU perpustakaan kedepan.

TRENDING :  Sedekah Sampah, Beramal Sekaligus Selamatkan Lingkungan

Selain itu, lanjut Abdul Fikri Faqih, Manuskrip konten lokal, kesehatan, tasawuf, dan lainnya harus kita simpan supaya tidak hilang, “Sayang jika manuskrip itu punah, jadi pas dengan program perpusnas, akan menindak lanjuti dengan kerjasama dengan instansi pendidikan disini, supaya dokumen manuskrip itu terselamatkan,” paparnya

TRENDING :  BPS Kudus Sebut Metode Sensus Penduduk 2020 Berbeda

“Tujuan dari kunjungan kerja ini sebagai pengawasan dan kontrol pelaksanaan program minat baca masyarakat yang mengawatirkan di Indonesia, sehingga kedepan minat baca di Indonesia dapat meningkat.” Pungkasnya (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :