Dua Atlet Difabel Jepara Bela Indonesia di Asian Paragames

oleh
Dua Atlet Difabel Jepara Bela Indonesia di Asian Paragames ISKNEWS.COM
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Dua atlet penyandang disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) Jepara akan memperkuat kontingen Indonesia dalam Asian Para Games, Oktober mendatang. Dua atlet tersebut yakni Aris Wibawa dan Ahmad Saidah. Aris Wibawa, warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit akan berlaga di cabor renang, sementara Ahmad Saidah, warga Desa Sukosono, Kecamatan Kedung di cabor anggar welchair.

“Aris Wibawa, dalam even ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia tahun lalu berhasil membawa harum nama Kabupaten Jepara dan Indonesia. Aris berhasil memperoleh dua medali emas sekaligus di cabor renang gaya bebas, dan gaya dada,” ungkap Asrori, Ketua NPC Jepara, Rabu (12-9-2018).

TRENDING :  Cari Penyebab Sungai Menghitam, Bupati Telusuri Sungai Karangrandu

Akan tetapi, Asrori menyayangkan minimnya perhatian Pemkab Jepara terhadap keberadaan NPC. Kebijakan-kebijakan dalam program maupun anggaran dinilai belum yang sebagaiamana diharapkan. “Organisasi ini tengah mengalami kesulitan pembiayaan untuk mengikuti sejumlah kejuaraan. Bahkan untuk kegiatan latihan intensif di Solo, dalam persiapan mengikuti even Asian Para Games 2018 di Jakarta, 6 hingga 13 Oktober 2018 mendatang, kita harus menggunakan dana patungan dengan cara swadaya,” imbuhnya.

TRENDING :  Truk Bermuatan Kardus Terbakar

Asrori menambahkan, hingga saat ini di Jepara belum punya venue khusus difabel. Untuk cabang atletik, atlet berlatih di Stadion Manahan, Solo, yang harus membayar, belum keperluan operasional di sana. “Kita tidak punya anggaran sama sekali jadinya hanya dari patungan kita,” ujar dia.

Lebih lanjut Asrori melanjutkan, sejak berpisah dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) karena regulasi, para atlet difabel asal Jepara kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha. Padahal, prestasi mereka tidak bisa diremehkan.

TRENDING :  Berebut Tiket 32 Besar Liga 3, Empat Tim Masih Memiliki Peluang Lolos

Asrori khawatir jika sampai para atlet difabel terbaik Jepara diambil, bahkan diberangakatkan oleh daerah lain pada ajang-ajang serupa lainnya. Mereka merupakan atlet-atlet potensial pengumpul medali pada Pekan Olahraga Cacat Provinsi (Porcaprov) dan even olahraga di atasnya. Terlebih, legalitas organisasi NPC telah jelas, dimana sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 3 tahun 2005, kedudukan NPC berada sejajar dengan badan organisaasi KONI. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :