Dua Desa “Lumbung” TKI Terima Bantuan Rumah Desmigratif

oleh
Foto: Edy Wijayanto, Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinkopukmnakertrans Jepara. (Zacky Alvian/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Melindungi anak-anak yang ditinggal ke luar negeri oleh orangtuanya, Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memberikan fasilitas bantuan rumah Desa Migran Produktif (Desmigratif) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.

Dua desa yang mendapatkan bantuan ini yaitu Desa Bategede dan Muryolobo di Kecamatan Nalumsari. Penyerahan rumah desmigratif ini dilakukan, Kamis (18-01-2018) kepada desa dengan disaksikan langsung oleh Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara.

TRENDING :  TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim Jepara Resmi Dibuka

Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) pada Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Edy Wijayanto mengatakan, program desmigratif ini merupakan bantuan kepada desa yang sebagian besar penduduknya bekerja di luar negeri.

“Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan TKI dan keluarganya secara terpadu. Sesuai dengan Nawacita Presiden Joko Widodo, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat desa,” terangnya.

TRENDING :  Perahu Dihantam Ombak, Satu Nelayan Hilang

Sedangkan program bantuan rumah desmigratif ini, merupakan salah satu bagian dari program tersebut. Dalam konteks ini, orangtua dan pasangan yang tinggal di rumah diberi pelatihan tentang bagaimana merawat anak secara baik.

“Pilar ketiga adalah community parenting, yaitu kegiatan untuk menangani anak-anak TKI yang diasuh bersama-sama oleh masyarakat dalam suatu pusat belajar-mengajar,” imbuh Edy.

TRENDING :  Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Di Sawah

Diketahui, pemerintah mengucurkan sekitar Rp 30 juta rupiah melalui BNI kepada desa, untuk membuat rumah desmigrasi ini. Diharapkan kedepan, rumah ini menjadi tempat bagi anak anak TKI, untuk belajar maupun bermain.

“Di sini juga dilengkapi dengan berbagai macam buku, dan referensi berbagai macam bacaan,” jelas Edy. (ZA/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :