Dua Pekan Hidup di Tenda, Seorang Janda Korban Kebakaran Dapat Bantuan Rumah

oleh
Dua Pekan Hidup di Tenda, Seorang Janda Korban Kebakaran Dapat Bantuan Rumah ISKNEWS.COM
Foto: Istimewa

Pati, ISKNEWS.COM – Prihatin dengan nasib yang dialami Ramijah seorang janda 60 tahun, warga Desa Kembang Kecamatan Dukuhsekti, Pati Korban kebakaran dua pekan lalu, akhirnya membuat sejumlah pihak tergerak hatinya.

Rumijah terpaksa menjalani hidup dengan menggunakan tenda darurat untuk bertempat tinggal, karena rumahnya ludes dilalap jago merah.

Untuk bertahan hidup sehari-hari, Ramijah mengandalkan bantuan dari tetangga. Dari pemerintah Rumijah mengaku mendapatkan bantuan sembako.

TRENDING :  Truk Gandeng Terjang Pengendara Honda di Lampu Merah Alun-alun Juwana

“Beruntung masih ada bantuan sembako dari pemerintah yang dapat saya gunakan untuk makan tiap hari,” Ungkap Suwono keluarga janda yang tidak dikaruniai anak ini.

Bertepatan dengan HUT Bhayangkara Ke-72, Polsek Dukuhsekti bersama sejumlah donatur membangun kembali rumah Ramijah agar dapat digunakan untuk menyambung hidup.

Kondisi inilah yang membuat aparat Polsek Dukuhseti dan sumbangan dari komunitas Ayo Peduli untuk mengumpulkan donasi.

Menurut Iptu Triyo Wardoyo Wakapolsek Dukuhsekti menyampaikan, dari hasil bantuan yang diberikan oleh anggota Polsek dan Komunitas Ayo Peduli dirasa cukup. Akhirnya digunakan untuk membangun rumah.

TRENDING :  Festival Memeden Gadu Kembali Digelar

“Setelah dirasa cukup, sumbangan tersebut akhirnya digunakan untuk membangun rumah 3 x 5 meter dari bahan baja ringan. rumah semi permanen itu terpaksa dibangun diatas pematang tambak. lantaran ramijah enggan pindah dari tempat tersebut, meski sejumlah saudara dan tetangga sudah berulang kali menawarkan lahan yang lebih layak untuk membangun rumahnya kembali,”ungkapnya.

TRENDING :  Diduga Mesum di Kebon Singkong, Warga Desa Wedusan Tuntut Kadesnya Dicopot

Dengan bantuan rumah tersebut. Merupakan salah satu cara polisi untuk bisa lebih dekat lagi warga yang membutuhkan. Terutama semangat di hari ulang tahun bhayangkara ke-72. Polisi tidak hanya sebagai pengayom tetapi ingin lebih dekat kepada masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini bisa membantu Ramijah agar menjalani hidupnya dengan lebih layak,”harapnya. (WR/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :