Dukungan Orang Tua, Jadi Motivasi Ciko Terus Kembangkan Bakatnya

oleh
Komunitas Skateboarding

Kudus, ISKNEWS.COM – Sore itu, di Balai Jagong Kudus terlihat beberapa orang yang tengah bermain Skateboard. Dengan lincahnya, mereka mempertunjukkan sejumlah trik seperti Ollie, Kickflip dan Heelflip.

Di tengah aksinya tersebut, tak jarang kami melihat mereka terjatuh dari papan Skateboardnya, karena kehilangan keseimbangan. Meskipun sering terjatuh, hal tersebut tidak memadamkam semangat anak komunitas Kudus Skateboarding untuk terus mengasah keahlian mereka.

Tak dipungkiri oleh Ciko Fajar Mailano (8), anggota termuda dari komunitas Kudus Skateboarding, jika dirinya sering kali terluka akibat jatuh dari papan Skateboard. Namun hal tersebut tidak menghentikan langkahnya untuk terus meluncur di atas Skateboard.

TRENDING :  Bonex Dipaksa Kembali Pulang Ke Surabaya

Meskipun usianya masih sangat muda dan baru beberapa bulan bergabung di komunitas tersebut, namun keseriusan Ciko dalam mempelajari setiap teknik permainan satu ini. Dibuktikan dengan dikuasainya tiga teknik dasar Skateboard, yakni tic tac, ollie dan mobi.

Komunitas Skateboarding
Foto: Komunitas Skateboarding yang tengah unjuk gigi di Balai Jagong Kudus, Kamis (01-02-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Dijumpai di tempat yang sama, ibunda Ciko, Rosa (36), Kamis (01-02-208), bahwa kecintaan anaknya terhadap permainan Skateboard sudah terlihat sejak lama.

“Awalnya tidak sengaja melihat aksi komunitas Skateboard di CFD Kudus, Si Ciko terlihat begitu excited. Lalu dikasih tahu oleh salah satu anggotanya, jika ingin bergabung, bisa datang ke Balai Jagong setiap hari Kamis sore,” kata Rosa

TRENDING :  Bunga Bukan Sekedar Simbol Adat, Juga Sebuah Usaha Warisan

Imbuhnya, “Mulanya lihat-lihat mereka latihan dahulu, lama-lama ia minta dibelikan papan Skateboard agar bisa bergabung ke komunitas tersebut. Kami sebagai orang tua mendukung saja, selama itu positif kami akan memfasilitasi.”

Tak dipungkiri oleh Rosa, jika anaknya sempat beberapa kali terjatuh dan terluka. Namun hal tersebut tidak membuatnya melarang anaknya untuk menyalurkan hobi barunya itu. Baginya hal tersebut adalah sebuah konsekuensi yang harus diterima.

“Kalau jatuh itu sudah konsekuensinya, tapi kami sebagai orang tua dapat meminimalisirnya dengan menggunakan pengaman. Meskipun jatuh berkali-kali, nyatanya anak saya masih menikmati dan semangat bermain Skateboard,” pungkas Rosa.

TRENDING :  Lampion Cantik Ini Siap Meriahkan Pawai Malam Takbir

Hal tersebut tergambar jelas dari raut wajah Ciko yang tengah asik meluncur di atas papan Skateboardnya. Di tengah aktivitasnya tersebut, isknews.com menanyakan mengenai cara bergabung dan belajar bersama komunitas Kudus Skateboarding. Ia mengatakan hal pertama yang harus dilakukan adalah mengkomunikasikan keinginan tersebut ke orang tua.

“Jika diperbolehkan, kalian bisa datang ke Balai Jagong setiap hari kamis sore dengan mengenakan sepatu. Nanti kakak-kakak senior akan dengan senang hati memfasilitasi papan Skateboard dan mengajari bagaimana caranya bermain Skateboard,” pungkas Ciko (NNC/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :