Dulunya, Markas Tentara Indonesia

oleh

Rumah ini dibangun pada zaman kemerdekaan, namun tahunnya tidak diketahui secara pasti. Pemilik awal rumah ini merupakan seorang yang kaya pada zamannya. “Kerena pada saat itu tidak banyak yang memiliki rumah semacam ini, dinding dari tembok dan letaknya berada di dekat jalan raya.” Tutur Pak Aris. Menurut penuturan beliau, rumah ini pernah digunakan sebagai markas tentara Indonesia pada saat itu.

TRENDING :  Jenis-Jenis Budaya di Kabupaten Kudus

Kemudian pada tahun 1985 rumah yang berada di desa Getas Pejaten ini dibeli oleh Bapak Munjali. Pada tahun berikutnya, Bapak Munjali menerovasi rumah dengan memberi bangunan tambahan pada bagian depan, dan atapnya yang semula khas bangunan Belanda diganti menjadi atap seperti layaknya rumah kebanyakan.

TRENDING :  Rumah Paris di Wergu Kulon

Selebihnya, bangunan tersebut tetap dilestarikan. Jendela-jendela besar, motif pada salah satu pintu juga tetap dipertahankan.

Mulai tahun 1988 hingga sekarang, rumah ini mulai dikontrakkan karena tidak ada yang memakai. Namun rencana ke depannya rumah ini akan dipakai oleh ahli waris apabila sudah berkeluarga.

TRENDING :  Menambah Daya Tarik Pengunjung Penataan Museum Fosil Patiayam

Sumber :
Reportase bersama Bapak Yan, pengontrak rumah dan Bapak Aris, putera dari Bapak Munjali

‪#‎Ulya‬

KOMENTAR SEDULUR ISK :