ESDM Jateng Sidak Penambang Pasir Mekanik

by

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, melalui Balai Pengkajian Pengawsan dan Pengendalian (BP3) Kendeng Selatan lakukan Inspeksi mendadak penambang pasir illegal wilayah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora di sepanjang sungai bengawan Solo. Namun, dari tim tersebut hanya melakukan inventarisir keberadaan tambang pasir.

Usaha mereka sempat gagal menemukan pemilik peralatan di Kelurahan Balun Kecamatan Cepu. Pasalnya, dari sejumlah orang yang berada di lokasi, tidak ada yang mengaku sebagai pemilik. Padahal terdapat aktivitas penambangan di lokasi tersebut. Rombongan, kemudian melanjutkan ke titik berikutnya di Desa Nglanjuk. Di tempat ini, tim dari ESDM lagi-lagi tidak menemukan pemilik penambangan pasir. Hanya beberapa pekerja yang tampak sibuk melakukan perbaikan peralatan.

Tidak mendapatkan hasil, rombongan tersebut melanjutkan sidak ke lokasi Desa Jipang yang pernah mengajukan ijin penambangan pasir. Informasi yang dihimpun, di Desa Jipang pernah datang ke Kantor BP3 Kendeng Selatan Dinas ESDM Jawa Tengah untuk mengajukan ijin penambangan. Akan tetapi, ijin tidak kunjung keluar. Lantaran terbentur ijin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.
“Sepanjang jalan menuju Jipang ini, ada 10 titik lebih penambangan illegal. Kalau di Jipang ini, dulu pernah ada yang datang ke kantor untuk mengajukan ijin,” kata Bowo, Kasi Pengawasan dan Pengendalian BP3 Kendeng Selatan Dinas ESDM Jawa Tengah saat berada di lokasi penambangan pasir Desa Jipang, Senin (12/6/2017).

KOMENTAR SEDULUR ISK :