Fani Masturina Siswi SMAN 2 Kudus, Satu Dari Sepuluh Siswa Indonesia Terpilih Pada Ajang Asian Science Camp 2015 Di Bangkok Thailand

Fani Masturina Siswi SMAN 2 Kudus, Satu Dari Sepuluh Siswa Indonesia Terpilih Pada Ajang Asian Science Camp 2015 Di Bangkok Thailand

Kudus, isknews.com – Satu lagi prestasi menonjol di torehkan oleh siswa SMAN 2 Kudus, Setelah 6 Siswa sebelumnya terpilih sebagai satu satunya tim asal Indonesia yang berkompetisi pada ajang International Science Enterprise Challange 2015 di Serpong Tangerang, Kini giliran siswi Kelas XII MIA 7 SMA negeri 2 Kudus ini berkesempatan mewakili Indonesia dalam ajang Asian Science Camp 2015 di Bankok Thailand 2015.

Menurut Fani Masturina, yang di temui di sekolahnya (29/7) ,“Asian Science Camp 2015 (ASC 2015) adalah merupakan Konferensi para saintis muda dari seluruh dunia yang akandipertemukan dengan ilmuwan-ilmuwan dunia, sehingga nantinya akan terjadi interaksi dan diskusi ilmiah dengan mereka”. Jelas Fani.

TRENDING :  Simulasi Pemadaman Kebakaran Di Gelar Di Sekolah

 

Gadis berjilbab yang lahir 23 April 1998 putra dari Andi Purnawan dan Sri Rahayu merupakan salah satu peserta dari 10 peseta di Indonesia yang terpilih sebagai delegasi Indonesia di ajang tersebut yang diantaranya dari Jakarta, Makassar, Semarang serta Surabaya.

 

Gelaran yang akan diselenggarakan dari tanggal  2-8 Agustus 2015 dijadwalkan  di selenggarakan di Convention Center dan Sirindhorn Science Home di  areal Thailand Science Park , Sains Nasional dan Badan Pengembangan Teknologi ( NSTDA ) di Pathumthani , 30 kilometer sebelah utara kota Bangkok .

TRENDING :  Kapolres Kudus Buka Kemah Bhakti 2015

Peserta dari ajang ini di pilih 270 siswa dari 30 negara-negara Asia  untuk berpartisipasi dalam ASC 2015 , diseleksi dari siswa-siswi yang menunjukkan kecakapannya dalam dinia sains dan teknologi atasi siswa-siswi SMA kelas 11 dan kelas 12, serta mahasiswa dari perguruan tinggi tingkat pertama dan kedua. Ide penyelenggaraan ASC adalah  Profesor Yuan – Tseh Lee , pemenang Nobel Kimia tahun 1986 dan Profesor Masatoshi Koshiba  pemenang nobel fisika tahun 2002.  Penyelenggaraan ajang ini dimaksudkan untuk memberikan pencerahan kepada pemuda-pemudi dengan bakat sains melalui diskusi dan dialog dengan ilmuwan top di dunia dan untuk mempromosikan persahabatan dan kerjasama internasional di kalangan mahasiswa dan pelajar  muda terbaik dari generasi Asia berikutnya, ASC 2015 ini merupakan ajang ke 9 setelah sukses penyelenggaraan ASC sebelumnya di Taipei (2007 ) , Bali (2008 ) , Tsukuba ( 2009) , Mumbai ( 2010) , Daejeon ( 2011) , Yerusalem ( 2012) , Tsukuba ( 2013 ) dan Singapura ( 2014 ) .  Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 2 Kudus, Drs. Sri Haryoko menjelaskan, dirinya bangga dengan prestasi siswa-siswa didiknya dan akan mendukung sepenuhnya dengan segala daya upayanya demi kemajuan dan keberhasilan siswa-siswa didik yang tentu saja akan mengharumkan nama sekolahnya. (YM/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post