FASBUK Gelar Pertunjukan Apik, Kolaborasi Koreografer Tari Kontemporer

FASBUK Gelar Pertunjukan Apik, Kolaborasi Koreografer Tari Kontemporer

Kudus, Isknews.com – Malam ini Bertempat di Auditorium Universitas Muria Kudus telah usai digelar diskusi serta pertunjukan budaya, dimana menampilkan duel karya koreografer tari kontemporer Indonesia yang dikasih tema “Pesona Silat Jawa Minang”.(8/9)

Acara yang dimulai Pukul 19.30 WIB sampai selesai ini mempersembahkan Duel karya koreografer tari kontemporer Indonesia yang tengah banyak mendapat sorotan di dunia seni saat ini, mereka adalah Eko Supriyanto dari Surakarta dan Ali Sukri dari Padang Panjang.

Arfin AM, Ketua Badan Pekerja Fasbuk Saat di wawancarai Isknews.com menjelaskan bahwa Sedikitnya 500 penonton yang sebagian besar dari kalangan kawula muda ini begitu sangat antusias, diantaranya dari pelajar sekolah menengah atas (SMA), Beberapa Perguruan tinggi di Kabupaten Kudus, bahkan ada yang sengaja datang dari luar kota hanya untuk melihat dari dekat pertunjukan ini.

BACA JUGA :  12 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kudus ikuti Pembinaan dari Disbudpar

Sebelum acara juga ada sambutan dari perwakilan budayawan Kudus, Jumari HS, dan juga penyerahan lomba photoboth kepada peserta foto yang beruntung pada event fasbuk bulan agustus kemarin.

Jpeg
Dapatkan Souvenir dari Djarum Foundation, Lomba Photoboth di gelar sebelum acara dimulai

Acara malam ini terselenggara atas kerjasama Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) di dukung Bakti Budaya Djarum Foundation dan bekerjasama dengan Hima Pro SI Universitas Muria Kudus.

Arfin menjelaskan “Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) adalah ruang kerja fisik dan pemikiran secara continue untuk mencipta inovasi serta varian-varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekat masyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi, bertukar pikiran, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya.”tandasnya.

BACA JUGA :  Dukuh Masin Desa Kandangmas Simpan Banyak Cerita Dan Sejarah

Secara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra, Sarasehan Budaya, Pertunjukan Musik, Tari dan Pementasan Drama/Teater, dan sebagainya. Arfin menambahkan jika acara tersebut di gelar di berbagai tempat kantong-kantong Budaya di Kabupaten Kudus.”Pungkasnya

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post