Fathir Akhirnya Ditemukan Tewas di Muara Sungai

Fathir Akhirnya Ditemukan Tewas di Muara Sungai

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Ahmad Fathir Maulana, (5) bocah yang Minggu (12/3/2017) dinyatakan hilang disungai Desa Mantingan Kecamatan Tahunan akhirnya ditemukan tewas pada Senin (13/3/2017) dini hari. Korban ditemukan oleh petugas keamanan kafe Joglo Putu Inten sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban ditemukan dalam keadaan tewas di bibir Pantai Muara Kali Kembangan, atau di perbatasan Desa Tegal Sambi dan Karang Kebagusan di belakang tempat karaoke dan kafe Joglo Putu Inten.

TRENDING :  ​Beginilah Cara Kami Berbagi Kebahagiaan 

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke tim SAR gabungan yang sebelumnya telah melakukan pencarian. Akhirnya jasad bocah warga RT 5/ RW 1 Desa Tegal Sambi, Kecamatan Tahunan tersebut lantas di bawa ke RSUD Kartini untuk divisum.

Kapolsek Tahunan AKP Budi Santoso mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat erosi multipel dan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh korban. Diantaranya mata, dada, kaki dan kemaluan. Pembengkakan terjadi karena korban tenggelam sejak Minggu pagi.

TRENDING :  Demo Trio LSM : Kebocoran Anggaran Pembangunan Semakin Parah Dan Merajalela

Setelah divisum, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. “Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi,” kata Kapolsek.

Seperti diketahui, hilangnya bocah tersebut bermula ketika besama M
Baihaqi, sepupunya yang masih berumur 3 tahun, bermain di Tanggul Sungai RT 4/RW 1 Desa Mantingan, Tahunan. Keduanya bersama pamannya dan dua warga
setempat untuk mecuvi jetosn kambing yang baru disembelih.

TRENDING :  Lebaran, Jam Besuk di Rutan Ditambah

Korban berangkat dari salah satu kerabat korban yang sedang punya hajat di Desa Mantingan sekitar pukul 08.00. Sekitar pukul 08.30, korban besama sepupunya bermain di tanggul sungai. Sementara paman dan dua warga tersebut mencuci bagian dalam kambing di selokan kecil sebelah sungai tersebut. Beberapa saat kemudian korban sudah tidak terlihat. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*