Festival Budaya Apitan Megawon Tampil Meriah dengan Segudang Potensi Lokal

oleh
Ribuan warga yang tumpah ruah dalam festival budaya kirab apitan Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (03-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Festival Budaya Apitan Desa Megawon tahun ini terasa lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Berbagai produk UMKM tumpah ruah dalam Expo Megawon yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan Festival Budaya tersebut. Dilanjut dengan serangkaian pentas seni dan budaya khas Megawon.

Lalu bernajak ke acara puncak yakni, Kirab Apitan yang berhasil menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Acara Kirab Apitan dimulai dari dua titik yang kemudian bertemu di panggung utama kirab, yang terletak di sebelah barat Balai Desa Megawon.

Sesampainya di lokasi, peserta kirab kemudian duduk di sekitar gunungan yang telah disiapkan. Dalam kegiatan ini terdapat enam buah gunungan yang berasal dari masing-masing RW. Sebelum merebutkan gunungan peserta kirab dan penonton dihibur dengan terbang papat dan tari Bon Ya Ho.

TRENDING :  Dipastikan 16 Klub Ikuti Ajang Turnamen Terbuka Sukun Bintaraya II

Tari Bon Ya Ho yang dimainkan oleh anak-anak setempat, berhasil memukau perhatian penonton. Tak sedikit dari penonton yang mengangkat kamera untuk mengabadikan momen tersebut. Tari yang menceritakan ajakan untuk berbuat kebaikan ini, memiliki kilas sejarah yang mendalam bagi masyarakat Megawon.

Kepala Desa Megawon, Nurasag dalam sambutannya mengatakan rangkaian kegiatan apitan tahun ini senaja dikemas secara lebih menarik dari tahun-tahun sebelumnya. Semua potensi dari masyarakat Megawon kami tampung dan tampilkan dalam festifal tahun ini.

TRENDING :  Hingga Lebaran Ketupat Wisatawan di New Wibe-K Meningkat Drastis

“Dari produk UMKM, Kerajinan, Kesenian dan Budaya senaja kami tampilkan pada festival apitan tahun ini. Dengan begitu, kami berharap masyarakat di luar bisa mengenal desa Megawon secara utuh,” katanya, Jumat (03-08-2018).

Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua warga dan pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini dengan lancar. Nurasag menegaskan kemeriahan festival apitan Megawon ini menjadi wujud rasa syukur atas nikamt yang telah Tuhan turunkan selama satu tahun ini.

TRENDING :  Panggung Tirakatan dukuh Singopadon Usung Drama Perjuangan Kemerdekaan

“Alangkah baiknya, tradisi luhur yang ada ini kita jaga dan lestarikan bersama. Berangkat dari tradisi ini, mari kita bersama-sama menjadikan Megawon sebagai desa yang lebih baik kedepannya,” harapnya.

Andreas Wahyu Setiawan, Camat Jati, mengungkapkan festival apitan di Desa megawon tahun sangat bagus. Semua potensi desa ditampilkan secara cantik dan apik, tanpa meninggalkan esensi budaya yang kuat.

“Tanpa mengurangi makna tradisinya, kegiatan ini mampu menampilkan esensi kreativitas masyarakat dalam mengembangkan budaya. Tradisi seperti ini selayaknya dapat dikembangkan dan terus hidup ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya. (NNC/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :