Festival Pertunjukan Rakyat Serukan Deklarasi Anti Hoax

oleh
Foto: Istimewa

Rembang, ISKNEWS.COM – Pengurus Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) dan para pelaku seni dari Kabupaten Jepara, Rembang, Batang, dan Kudus, serta masyarakat Jateng, Senin (23-4-2018) bersama-sama serukan deklarasi anti hoax alias tolak penyebaran berita bohong. Seruan deklarasi tersebut, menggema mengawali festival pertunjukan rakyat, di Kebon Seni Desa Turusgede, Kabupaten Rembang.

Isi deklarasi tersebut terdiri dari tiga poin. Poin pertama, menolak penyebaran kabar bohong atau hoax yang bisa menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan antar sesama. Kedua, akan bersatu padu untuk melawan berbagai bentuk fitnah, kebohongan dan hoaks. Point ketiga, mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan media sosial (medsos) secara positif dan produktif, cerdas, dan mengedukasi masyarakat. “Jateng semangat, Jateng bebas hoaks !” pekik seluruh peserta deklarasi.

TRENDING :  Besok Jalan Sehat Musyda Muhammadiyah Digelar

Sementara itu Evi Sulistyorini Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jateng berharap deklarasi ini tidak hanya sekedar seremonial semata. Tetapi benar-benar diikuti tindakan nyata untuk tidak menyebarkan, membuat ujaran kebencian, fitnah maupun berita bohong.

TRENDING :  Wakil Bupati Rembang Giat Latihan Kethoprak

Lebih lanjut pihaknya berpesan, agar masyarakat dapat untuk lebih bijak dalam menanggapi sebuah informasi. Mampu menyaring informasi, dan tidak menjadi bagian dari penyebar berita bohong tersebut. Menurut Evi, masyarakat yang ingin membuat laporan atau aduan pada sebuah konten, dapat mengaksesnya dari situs resmi di laman website trustpositif.kominfo.go.id atau whatsapp 08119224545. Selain itu bisa juga di capture url link dan kirim data ke aduankonten@kominfo.go.id. “Disinilah peran FK Metra untuk membantu pemerintah untuk mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat, sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara kita tata titi tintrem kerta raharja,” imbau dia. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :