FINAL SEPAK BOLA PORPROV XV 2018 : Kudus Ingin Balas Kekalahan Dari Banyumas

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Sepak bola Kudus berhasil menembus partai final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV 2018 Surakarta, Jawa Tengah (Jateng). Di partai final Kudus kembali berjumpa dengan Banyumas yang merupakan juara bertahan.

Pada Porprov XIV 2013 yang digelar di Banyumas, tuan rumah berhasil menjadi juara setelah menundukkan Kudus di final. Kala itu Banyumas diputuskan menjadi juara setelah dinyatakan menang WO atas Kudus 4-0.

TRENDING :  PSN Ngada Kubur Mimpi Mamuju Utama FC

Bertanding di Stadion Satria, Purwokerto, Sabtu (12/10/2013), tim Kudus tampil agresif mengurung pertahanan Banyumas. Kudus berhasil memimpin pada menit kelima melalui Mujiono.

Tak ingin kalah Banyumas berhasil menyamakan kedudukan pada menit 32 melalui Iton Sara Aririsana. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua jual beli serangan dilakukan kedua kesebelasan. Pada menit 78 Kudus memutuskan walk out karena menilai wasit berat sebelah. Hal itu didasarkan karena wasit memberikan hadiah penalti kepada Banyumas ketika salah satu pemain Banyumas terjatuh di kotak penalti.

TRENDING :  Bebuyutan, Persikaba Bertemu Persiku Dipenyisihan Grup A Liga 3

Kini Kudus kembali berjumpa dengan Banyumas dengan nahkodai pelatih yang sama yaitu Hidayat. Pria yang akrab disapa Yayat itu kepada ISKNEWS.COM, Rabu (24/10/2018), mengaku sudah mempersiapkan strategi khusus untuk membalas kekalahan tempo lalu.

“Kita main di tempat netral, kami yakin dan berharap wasit tidak akan berat sebelah seperti pertandingan sebelumnya,” ujarnya.

TRENDING :  Laga Lawan Unnes FC Kemungkinan Diperkuat Pemain Senior

Yayat optimistis karena skuadnya saat ini sudah cukup berpengalaman karena seluruhnya merupakan mantan pemain Persiku Kudus di Liga 3 Jateng 2018.

“Bismillah, kita bawa pulang medali emas ke Kudus,” pungkasnya. (MK/YM)

Pemain Kudus :

Arya fuat, Arif Setiawan, Iiqbal al Guzhat, Reza, Ridwan, Mayong Nugroho, Tri Hartanto, Doni Pamungkas, M Rohim, Eko Priyono, Riyan Ardiyanto.

KOMENTAR SEDULUR ISK :