Firman Subagyo : Revisi UU Narkoba, Harus Sentuh Aparatur Penegak Hukum, Jika Lakukan Pembiaran.

by
Firman Subagyo isknews
Foto: Firman Subagyo saat foto bersama usai acara sosialisasi kebangsaan di Kecamatan Tayu. (Warno/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Undang-undang narkoba di Indonesia dianggap masih lemah, oleh karenanya, Politikus Golkar Firman Subagyo meminta kepada Pemerintah untuk segera menyelesaikan revisi UU Narkotika. Dia beranggapan, kondisi peredaran narkoba sudah sangat membahayakan bagi kehidupan generasi muda dan kehidupan bernegara.

TRENDING :  Suyanto : Kalau Ada Demo Taksi Saya Tidak Tahu

“Masalah Undang-undang, ini masalah penting, Undang-undang kita masih sangat lemah. Dilihat dari jenis narkoba, yang namanya narkoba itu ditingkat peredaran di Indonesia sudah mencapai angka empat puluh lima jenis. Tetapi yang diatur dalam undang-undang di Indonesia hanya diangka enam belas atau delapan belas jenis. ”Ungkap kata Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Firman Subagyo, Jumat, (2-3-2018), malam. Usai acara, sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Tayu.

Firman Subagyo 2 isknews
Foto: Firman Subagyo saat memberikan keterangan kepada wartawan usai acara sosialisasi kebangsaan di Kecamatan Tayu. (Warno/ISKNEWS.COM)

Firman beranggapan, bahwa sanksi tidak hanya diberikan kepada pengedar atau pelaku saja, tetapi juga harus diberlakukan kepada aparatur penegak hukum, aparatur Pemerintah, jika ada unsur pembiaran.

TRENDING :  Rumah Warga Boloagung Disatroni Garong Saat Ditinggal Tarawih

KOMENTAR SEDULUR ISK :