FPDIP DPRD Kudus : Ranperda Dibuat Untuk Kesejahteraan Rakyat

by
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (FPDI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, mengingatkan kepada pimpinan dewan, agar rancangan peraturan daerah (Ranperda) dibuat untuk kesejahteraan rakyat. Hal iru disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kudus, Selasa (06/12), berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kudus dengan acara penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi atas tiga dari sembilan rancangan peraturan daerah (ranperda).

TRENDING :  Rapat Paripurna DPRD Kudus Anggaran Pendapatan Terealisir Hanya 92,80 persen Dari Target

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Masan, didampingi para wakil ketua, serta 32 dari jumlah anggota dewan sebanyak 44 orang. Hadir Bupati Kudus yang diwakili Sekda Noryasin, unsur Forkompinda, pimpinan SKPD, pimpinan tingkat kecamatan dan desa. Tiga dari sembilan ranperda yang dibahas dalam rapat itu, adalah Ranperda Penataan Pengemis dan Gelandangan, Pelestarian Budaya Kudus dan Ranperda Membaca dan Menulis.

Namun dalam pemandangan umumnya, ternyata semua fraksi menyampaikan pemandangan umum terhadap kesembilan Ranperda. Hal itu seperti disampaikan oleh Fraksi PDIP, sebagaimana disebutkan di awal berita ini, terkait dengan ranperda retribusi daerah dan peternakan, hendaknya tidak semata-mata untuk meningkatkan pendapatan daerah, akan tetapi juga mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan daya pikul masyarakat. “Hal itu karena selama ini, pendapatan retribusi daerah selama ini diperoleh dengan cara membebani masyarakat,” kata Hendrik Marantek, juru bicara FPDI.

TRENDING :  Ahmad Yusuf Roni Resmi Jabat Ketua DPRD Kudus

KOMENTAR SEDULUR ISK :