FPP Undip Latih Peternak Kambing Buat Pakan Ternak Berkualitas Mandiri

oleh
Penggunaan potensi bahan pakan yang tersedia di lingkungan peternak merupakan kunci utama dalam menyusun formulasi ransum yang ekonomis (Istimewa)

Kudus, isknews.com – Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip (FPP Undip) bersama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kudus melakukan pelatihan pembuatan makanan konsetrat dan complete feed untuk para peternak yang tergabung dalam Himpunan Peternak Domba dan Kambing (HPDKI) wilayah Kabupaten Kudus.

Kebutuhan akan konsumsi protein hewani yang semakin meningkat mengakibatkan permintaan penyediaan bahan pangan sumber protein asal hewan juga meningkat.

Hal ini disadari sepenuhnya oleh para peternak di Kabupaten Kudus. Harga jual ternak, khususnya domba dan kambing juga meningkat. Bahkan permintaan susu kambing sebagai susu kesehatan juga semakin banyak.

Melihat kondisi tersebut digelarlah pelatihan kepada para peternak agar mampu menyediakan pakan yang berkualitas secara mandiri. Sehingga produktivitas ternak lebih baik dengan biaya yang seefisien mungkin.

TRENDING :  Dongkrak Produksi Ikan, BBPP Kemenaker RI Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Mandiri

“ Sebelumnya kita sudah melakukan secara teori di aula Dinas Pertanian dan Pangan. Kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan konsentrat dan complete feed ini diutamakan berbahan baku lokal, sehingga biaya yang dibutuhkan menjadi minimal,” ujar Sa’diyah, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kudus pekan lalu.

Penggunaan potensi bahan pakan yang tersedia di lingkungan peternak merupakan kunci utama dalam menyusun formulasi ransum yang ekonomis. Seperti,  tumpi jagung, tongkol jagung, bekatul, jagung afkir, ampas bir, ampas tahu, dan lain-lain. Selain itu teknologi yang dikenalkan ke masyarakat mudah dipraktekkan dan bahan baku tersedia di lingkungan peternak. Sehingga peternak dapat mencoba inovasi baru yang bermanfaat bagi kelompoknya.

TRENDING :  Karang Taruna desa Ronggo Panen Budidaya Cacing

“Apabila biaya pakan mampu ditekan, maka upaya kreatif peternak ini akan meningkatkan keuntungan dari usaha peternakannya,” tukasnya.

Menanggapi program ini, Teguh Sanggar Cahyono, Ketua HPDKI Kudus menyatakan sangat senang. Sebab hal ini merupakan pembinaan ke peternak dengan model yang baru.

“Karena selama ini petani peternak yang mendapat perhatian hewan ternak besar, sekarang kambing penghasil susu juga mendapatkan perhatian. Bahkan dengan pendampingan langsung Bidang peternakan dan FPP Undip telah memberikan semangat baru bagi pengembangan populasi domba dan kambing di Kudus,” ucap Teguh.

Pelatihan pembuatan pakan konsentrat ini bisa menjadi solusi untuk membantu peternak dalam pemenuhan pakan ternak kambing khususnya di musim kemarau.

TRENDING :  Jelang Ramadan Stok Daging di Kudus Dipastikan Aman

“Sumber hijauan yang melimpah pada musim penghujan dapat dijadikan sebagai pakan alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak di musim kemarau,” imbuhnya.

Teguh yang memiliki kambing perah mencapai 35 ekor itu mengungkapkan bahwa saat ini permintaan susu kambing sedang meningkat. Sebab, konsumen kelas menengah ke atas sudah banyak yang mengetahui manfaat dari susu kambing.

“ Sekarang sedang trend kefir, susu kambing, sabun susu kambing dan lulur dari susu kambing. Nah, dengan adanya pelatihan pembuatan pakan mandiri ini tentu bisa semakin menekan biaya produksi. Sehingga para peternak kambing perah semakin sejahtera ,” tandasnya. (YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :