Fraksi Hanura Demokrat DPRD Kudus Pertanyakan Banyaknya Jalan Yang Rusak

by

Kudus, isknews.com – Banyaknya infrastruktur jalan, jembatan dan sungai yang kondisinya rusak parah, menjadi salah satu permasalahan yang dipertanyakan oleh Fraksi-Fraksi Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus. Pertanyaan itu diajukan oleh Fraksi Hanura Demokrat, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kudus, Selasa (14/11).

Rapat dengan acara Jawaban Bupati terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Kudus, atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Kudus TA 2018 itu, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Ilwani. Hadir, Sekda Noryasin yang mewakili bupati, unsur Forkompinda, ketua PN Kudus, jajaran eksekutif dan 28 dari 45 orang jumlah dewan.

Menjawab pertanyaan di atas, Noryasin mengatakan, inventarisasi terhadap kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, telah dilaksanakan secara periodik, sehingga untuk penanganan infrastruktur yang mendesak, dapat ditangani dengan alokasi perawatan rutin.

TRENDING :  Pemkab Rembang Bersiap Sabet 2 Penghargaan Bergengsi

”Sedangkan mengenai pemerataan pembangunan, terus ditingkatkan proporsinya dari tahun ke tahun sesuai dengan kemampuan anggaran, agar seluruh masyarakat Kudus dapat merasakan kesejahteraan lebih baik.”

Mengenai permintaan agar Pemkab Kudus melakukan normalisasi sungai, pembuatan tanggul dan penataan alur sungai Poceho yang melintas di sejumlah desa di Kecamatan Mejobo untuk meredukasi ancaman banjir yang bisa melanda pemukiman dan area pertanian di Desa Mejobo, Temulus dan Kesambi, Sekda menjelaskan, normalisasi sungai dan anak sungai bukan kewenangan Pemkab Kudus, sehingga Pemkab perlu berkoordinasi denga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Propinsi Jawa Tengah.

KOMENTAR SEDULUR ISK :