Gadis Cantik Ini Ubah Limbah Plastik Jadi Gaun

oleh

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Kantong plastik tidak lepas dari kehidupan manusia dan seolah menjadi suatu kebutuhan, yang sangat penting, kaitannya dengan aktifitas sehari-hari. Kantong plastik yang fleksibel, serbaguna dan efisien untuk mewadahi apa saja, semakin menjadi pilihan masyarakat karena fungsinya tersebut.

Sayangnya, masih sedikit masyarakat yang memiliki kesadaran, untuk mengolah kembali sampah yang hanya dapat terurai setelah 500 tahun itu. Akibatnya, sampah tersebut pelan tapi pasti mengancam ekosistem laut dan darat.

TRENDING :  Kecelakaan Di Jalan Juwana-Rembang

Ialah Isnaini Nur Maimunah (24) warga Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati Kota, dari tangan kreatifnya dia mampu mengubah limbah plastik menjadi ragam gaun cantik bernilai jual tinggi.

“Memang basic saya merancang gaun, ketika saya melihat banyaknya sampah plastik dimana-mana, saya merasa prihatin dan mencoba bereksperimen menjadikan sampah plastik menjadi busana,” paparnya, Sabtu (19/08/2017).

Butuh ketelatenan, satu persatu limbah plastik dirangkai menjadi simpul berbentuk bunga dan sebagainya. Untuk kemudian dirangkai menjadi satu dalam gaun indah penuh warna. Uniknya, dia mengerjakan sendiri gaun dari bahan baku limbah plastik itu.

TRENDING :  BUPATI PATI BERI SAMBUTAN DALAM SOSIALISASI UU.40 TAHUN 1999 BERSAMA DEWAN PERS

“Cukup mengalami kesulitan, karena satu gaun butuh banyak item (simpul plastik –red), apalagi saya menganyamnya sendiri,” ungkap dara yang akrab dipanggil Aini itu.
Satu kali pembuatan gaun, Aini mengaku, membutuhkan waktu hingga 1 minggu lamanya bahkan lebih. Karna gaun buatannya terbuat dari bahan daur ulang, banyak kesulitan dalam pembuatannya. Salah satunya adalah mengumpulkan sampah yang terdapat disekitar rumahnya.

TRENDING :  Terkena Serangan Jantung, Rasito Masih Sempat Telpon Istri

“Kadang satu minggu bahkan lebih, itu tergantung tingkat kerumitan desain gaun buatan saya. Paling kesulitannya mencari sampah plastik yang warnanya sama, kan gak lucu ya kalau rangkaian gaun saya bentuknya beda,” katanya.

Tidak hanya itu, Aini juga memproduksi berbagai macam kerajinan tangan berbahan daur ulang. Setiap bulan, rata-rata dirinya bisa menjual puluhan karyanya seperti tas, aksesoris, karangan bunga dan lain sebagainya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :