Gagal Ginjal Dan Manfaat Cuci Darah, Hidup Tetap Berkualitas Dengan Hemodialisa

Gagal Ginjal Dan Manfaat Cuci Darah, Hidup Tetap Berkualitas Dengan Hemodialisa

Kudus, isknews.com – Ginjal yang bekerja dengan baik berfungsi untuk mencegah timbulnya kelebihan cairan, produk sisa, dan racun-racun dalam tubuh. Ginjal juga membantu mengatur tekanan darah dan kadar kimia serta elektrolit dalam darah, seperti garam dan kalium. Selain itu, ginjal menjadi tempat untuk mengaktifkan vitamin D guna meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh.

Saat ginjal Anda tidak dapat bekerja dengan baik (akibat penyakit atau trauma), maka dokter yang menangani Anda dapat merekomendasikan suatu prosedur yang dinamakan hemodialisis, alias cuci darah. Cuci darah membantu menggantikan fungsi ginjal agar tubuh dapat tetap memiliki keseimbangan fungsi. Akan tetapi, perlu diingat bahwa dialisis tidak dapat menyembuhkan penyakit ginjal atau kondisi lain yang mempengaruhi kerja ginjal, oleh karena itu, pengobatan lain tetap diperlukan.

TRENDING :  Pimpinan Komisi D DPRD Kudus Sidak Layanan RSUD dr Loekmono Hadi, Hasilnya Memuaskan

Hal tersebut disampaikan oleh, dr. Bambang Djarwoto, SpPD-KGH Sub Bagian Ginjal dan Hipertensi Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK  UGM FK UGM/RSUP Dr. Sardjito yang menjadi salah satu narasumber pada acara “Seminar Awam Dan Penderita Gagal Ginjal, Hidup Tetap Berkualitas Dengan Hemodialisa,”  yang digelar di RS Aisyiyah Kudus, dalam rangka launching unit Hemodialisa RS Aisyiyah Kudus, Jumat (28/7/17).

Dilanjutkan oleh dr Bambang, Cuci darah merupakan suatu prosedur menyaring darah dengan bantuan mesin yang disebut dialisis. Tanpa dialisis, maka produk-produk sisa dan garamdalam tubuh akan menumpuk dalam darah dan mengendap menjadi racun.

Untuk mengalirkan darah Anda ke mesin, maka dokter akan membuat sebuah akses dari pembuluh darah Anda melalui operasi. Akses pembuluh darah ini akan mengalirkan darah yang cukup banyak dari tubuh sehingga darah yang tersaring akan cukup banyak dan dengan mudah keluar dari tubuh. Akses pembuluh darah ini dapat bersifat jangka panjang maupun jangka pendek, bergantung dari kondisi medis yang Anda miliki.

TRENDING :  Resahkan Warga Tumpukan Ban Bekas Jadi Kontainer Sarang Nyamuk DBD

Tidak semua kelainan ginjal bersifat permanen. Hemodialisis dapat bersifat sementara dan bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal hingga ginjal Anda dapat kembali berfungsi normal. Akan tetapi gagal ginjal kronis biasanya akan sulit untuk membaik.

Menurut Ketua panitia seminar, dr Budi Istriawan Seminar digelar dalam rangka menjalin komunikasi akrab dengan pasien dan keluarga pasien gagal ginjal agar terjalin optimalisasi kualitas hidup dan memperpanjang usia produktif bagi mereka para pengguna hemodialisis.

TRENDING :  SHEO GELAR SEMINAR "PERAN TENAGA KESEHATAN DALAM UPDATE MANAGEMENT STROKE

“Unit hemodialisa kami didukung dengan lima unit mesin hemodialisis, 4 bagi pasien dan satu bagi cadangan, alat ini menggunakan larutan bikarbonat sehingga memungkinkan pengguna lebih jarang mengalami komplikasi dan pasien merasa nyaman,” ujar Budi.

Sumberdaya di RS ini terdiri 1 orang konsulen ginjal hipertensi, satu orang internis penanggung jawab ruang, dan satu orang dokter umum sebagai penanggungjawab harian serta empat orang perawat.

Pembicara seminar ini selain dr Bambang, juga dr Jalu Prajongko, Sp. PD sebagai ahli penyakit dalam dan dr Agustin Faizah sebagai ahli Gizi serta moderator oleh dr. Amrita SP. PD.  tampak hadir dan mengikuti acara ini adalah direktur RS Aisyiyah dr. Hilal Aryadi. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.