Gagal Panen Bisa Diklaim Di Asuransikan

oleh

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – PT.Jasindo akan menanggung asuransi bagi yang gagal panen. Gagal panen ini mencakup karena kekeringan, banjir dan serangan hama. Klaim bisa diajukan meskipun hanya satu petak.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam program asuransi usaha tani padi dari Dinas Pertanian Dan Pangan, Ika Himawan Affandi mengungkapkan resiko gagal panen yang ditanggung asuransi dalam hal ini PT.Jasindo meliputi gagal panen karena kekeringan, banjir dan serangan hama. Klaim bisa diajukan meskipun hanya satu petak.

TRENDING :  Suasana Upacara HUT Rembang ke 276 Bernuansa Adat Jawa

“Tidak harus rusak semua, untuk diklaimkan asuransi. Satu petakpun bisa, tinggal pengecekan petugas pengendali organisme pengganggu tanaman (POPT). POPT yang berhak menandatangani semacam rekomendasi kajian lapangan, sebagai bahan Asuransi menentukan besaran klaim,”jelasnya.

Sementara itu, tercatat sebanyak 1.108,85 hektar lahan pertanian telah diasuransikan. Angka tersebut sudah melebihi target yang dibebankan kepada Kabupaten Rembang seluas 1.000 hektar.
Abdul Hafidz mengingatkan PT. Jasindo agar benar – benar memenuhi aturan kerja sama yang tertuang dalam perjanjian asuransi. Jangan sampai mempersulit petani, terutama ketika proses pencairan uang asuransi.

Selain menerima asuransi usaha tani padi, sejumlah perwakilan kelompok petani yang turut dalam apel pagi kemarin (10/5) di halaman Dinas Pertanian Dan Pangan, menerima berbagai macam bantuan.
Seperti Combain harvester, pompa air, brigade alsintan pasca panen, rice transplanter, traktor roda 4, traktor roda 2, jaringan irigasi usaha tani (Jitut), perpipaan, bibit bawang merah, bibit cabe merah dan bibit cabe rawit dan cabe besar.

Bupati menambahkan, sebenarnya premi asuransi tanaman padi per hektar mencapai Rp 180 ribu dalam satu kali musim tanam, namun petani cukup membayar Rp 36 ribu sisanya disubsidi oleh pemerintah. Dengan cara tersebut, nasib petani akan terlindungi jika gagal panen.

“Apabila panen sukses petani dapat menikmati hasil panenan. Sebaliknya jika gagal, sudah ada pihak asuransi PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) yang siap menggantikan, dengan nilai sampai Rp 6 juta, sehingga petani punya modal untuk persiapan musim tanam berikutnya.”imbuhnya. (Hdy)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*