Gagas Kampung ASI, Desa Jati Kulon Dinilai Layak Jadi Inspirasi Nasional

oleh
Foto: Kepala Desa Jati Kulon Sugeng Prasetyo bersama Bupati Kudus Musthofa dalam lomba desa. (istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COMDesa Jati Kulon, Kecamatan Jati, layak menjadi inspirasi untuk desa lainnya. Tak hanya di Kudus akan tetapi bisa menjadi inspirasi seluruh desa di Indonesia. Hal itu tak terlepas dari berbagai inovasi yang telah dibuat untuk perekonomian warganya.

Tak heran ketika kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Hal ini terlihat dari grafik pertumbuhan ekonomi yang menanjak dengan angka kemiskinan yang terus menurun. Sedangkan tingkat pendidikan seluruh warga desa ini tidak ada yang tidak bersekolah.

Kepala Desa Sugeng Prasetyo menagatakan, warga Jati Kulon tidak ada yang tidak berinovasi. “2017 lalu kami telah mencanangkan kampung tematik dengan tema 1.001 inovasi,” ujarnya saat memaparkan keberhasilan desanya di depan Bupati Kudus Musthofa saat pelaksanaan lomba desa, Rabu (21-03-2018).

TRENDING :  Industri Dan Pertanian Pedawang Potensi Andalan Lomba Desa

Ada juga kampung padang bulan. Setiap Sabtu malam di desa ini digelar car free night (CFN) dengan berbagai hiasan lampu yang cocok untuk jagong bareng sambil menikmati kuliner setempat.

Selain itu ada homestay yang tidak kalah dengan hotel berbintang. Sugeng menyebutnya ‘Bunga Citra Lestari’ (BCL) yang didukung kebersihan serta penataan lingkungan yang indah. Jati Kulon ingin terus mempertahankan Juara I kebersihan tingkat kabupaten.

TRENDING :  Kampung ASI Potret Keberhasilan Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif di Jati Kulon

“Bahkan kami punya kampung ASI. Yang mewajibkan anak/bayi usia 0-2 tahun wajib diberi ASI tanpa susu formula. Caranya kami minta pernyataan kesanggupan dari warga kami setiap mengurus pelayanan administrasi di desa,” terangnya yang ingin seluruh warganya sehat berkat ASI.

Dalam bidang kuliner juga ada inovasi. Yakni di kampung tempean yang mampu memproduksi tempe dengan berbagai rasa. Sedang di era digital ini, Jati Kulon punya perpustakaan digital agar anak-anak gemar membaca.

Sementara Bupati Kudus Musthofa menyebut desa Jati Kulon ini layak menjadi inspirator desa lain di Indonesia. Karena desa ini sangat komplit dengan berbagai gagasan liarnya. “Ini desa yang sangat berkualitas. Yang bisa memberi inspirasi desa lain di Indonesia,” katanya.

TRENDING :  Unjuk Rasa, Honorer K2 Tuntut Pengangkatan CPNS Tanpa Syarat

Musthofa mengapresiasi guyub-rukun warga Jati Kulon untuk membangun desanya. Terlebih adanya kampung ASI yang sangat inspiratif. Selain berbagai inovasi lain tentunya. “Inilah contoh desa yang maju. Dengan tingkat kesejahteraan yang meningkat, kemiskinan dan pengangguran yang sangat rendah. Bahkan tidak ada anak yang putus sekolah,” pungkasnya. (MK/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :