Ganti Rugi Lahan Warga Yang Digunakan TPA Tanjungrejo Tunggu SKPT BPN

Ganti Rugi Lahan Warga Yang Digunakan TPA Tanjungrejo Tunggu SKPT BPN

KUDUS, isknews.com – Terkait dengan tanah milik warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus yang digunakan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, sudah ada titik terang dengan sudah adanya kesepakatan harga antara kedua belah pihak, yakni Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kabupaten Kudus dan pemilik tanah, Abdul Malik.

“Namun untuk pembayaran menunggu surat keterangan pengukuran tanah (SKPT) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kudus, karena pihak Dinas Ciptakaru meminta diukur ulang,” kata Abdul Malik, saat dihubungi isknesw.com, di kediamannya, Selasa (19/7).

Didampingi perangkat desa setempat, Margono, dia selanjutnya mengungkapkan, secara prinsip sudah tidak ada masalah terkait terkait dengan penyelesaian ganti rugi tanah miliknya itu. Hal itu setelah dirinya berkesempatan bertemu langsung dengan Kepala Dinas Ciptakaru Sumiyatun yang membuahkan hasil kesepakatan besaran harga pembelian tanah tersebut. “Harga itu sesuai kesepakatan, Rp 430 juta, untuk tanah saya yang luasnya 1000 meter persegi.”

Sebelum ada kesepakatan itu, memang terjadi tarik ulur, baik waktu pembayaran maupun angka besaran harga. Untuk waktu pembayaran, semula pihak dinas menjanjikan akan membayar paling lambat pada akhir Maret 2016, namun kemudian diundur karena kepala dinas yang bersangkutan sedang pergi umrah.

Demikian pula dengan angka besaran harga, semula disepakati sebesar Rp 470 juta, namun kemudian turun menjadi Rp 430 juta. “Harga itu untuk keseluruhan tanah luas 1000 meter persegi, jadi tidak per meter,” jelas Abdul Malik.
Mengenai permintaan agar dilakukan pengukuran ulang terhadap tanah miliknya itu, warga Desa Tanjugrejo itu menerangkan, BPN sudah menerjunkan petugas dan melakukan pengukuran ulang pada tanah miliknya itu, setelah sebelumnya dirinya mengajukan permohonan tertulis ke pimpinan instansi tersebut. “Pihak BPN menjanjikan akan mengeluarkan SKPT, pada akhir Juli 2016 ini.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Rumah Adat Kudus Masih Menjadi Unggulan dan Asset Wisata Daerah

Share This Post