Gara-gara Sampaikan Aspirasi ke DPRD, Pegawai Kontrak STAIN Kudus Terancam Dipecat

Gara-gara Sampaikan Aspirasi ke DPRD, Pegawai Kontrak STAIN Kudus Terancam Dipecat

Kudus, isknews.com – Pegawai kontrak/Non PNS STAIN Kudus pada hari Jum’at 29 September 2017 lalu diundang audiensi Komisi B DPRD kudus. Hal itu disebabkan pegawai kontrak/Non PNS selama 2 bulan tidak menerima Gaji, padahal sudah bekerja sesuai  aturan yang telah ditentukan oleh aturan yang berlaku.

“Komunikasi kami buntu, karena Ketua STAIN tidak pernah memberikan alasan yang jelas tidak dibayarnya gaji para pegawai kontrak/Non PNS, Akhirnya kami menyampaikan aspirasi ke DPRD Kudus,” Kata Penasehat hukum pegawai kontrak /non PNS, Achmad Nur Qodin, SHI, MH. .

TRENDING :  Pelaksanaan Lomba Desa di Payaman di Tunda, Ada Apa?

Dikatakannya, setelah pegawai kontrak/Non PNS menyampaikan aspirasi ke DPRD tiba tiba pada tanggal 2 oktober 2017 semua pegawai kontrak yang hadir di forum audiensi di beri surat peringatan dari Ketua STAIN Kudus, jika mengulang perbuatanya lagi akan di lakukan pemutusan hubungan kerja.

TRENDING :  Sidang lanjutan Kasus Penganiayaan

Kami tidak habis pikir dengan cara fikir Ketua STAIN Kudus, kami dari pegawai kontrak sudah melakukan langkah langkah yang benar dan konstitusional yaitu menyampaikan aspirasi ke DPRD kenapa kami malah dianggap salah dan di ancam akan di pecat, “Apakah rakyat menyampaikan aspirasi kepada wakilnya itu salah?, Kami tidak habis pikir, kami akan berjuang terus sampai hak hak pegawai kontrak/Non PNS bisa di berikan.” tegasnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post