Gelar Pelatihan Kader TB Komunitas, ‘Aisyiyah Berkomitmen Bebaskan Kudus dari Penyakit Tuberculosis

Gelar Pelatihan Kader TB Komunitas, ‘Aisyiyah Berkomitmen Bebaskan Kudus dari Penyakit Tuberculosis

Kudus, isknews.com – Kepala program TB, Community TB – HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Kudus, Sundari menegaskan, dengan dukungan dari Dinas Kesehatan Kudus (DKK), ‘Aisyiyah terus berkomitmen membebaskan Kudus dari penyakit tuberculosis (TB).

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya di pembukaan pelatihan kader TB Komunitas pada Kamis (22/12/2016) di salah satu rumah makan di Jalan Ahmad Yani Kudus.

Menurutnya, ‘Aisyiyah Kabupaten kudus dengan segala kekuatan yang dimiliki baik dari segi sumber daya manusia maupun amal usaha seperti TK, SD ‘Aisyiyah dan RSIA ‘Aisyiyah Kudus.

Dia menekankan bahwa TB bukan penyakit keturunan dan kutukan namun TB dapat menurun apa bila seseorang terkena dahak penderita TB yang mengandung kuman TB.

BACA JUGA :  Minggu Pagi Besok Ribuan Kader PDIP Kudus Gelar Apel ‘Setia Megawati Dan Setia NKRI”

Sundari menambahkan penyakit ini dapat menyerang siapa saja baik tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, maupun orang kaya.

Di Kabupaten Kudus, data masuk sampai triwulan ke-3 tahun 2016 ditemukan kasus positif TB sebanyak 753 orang dan pasien meninggal 34 Orang.

Bebas TB sebagaimana yang diutarakan oleh Kepala program TB, Community TB – HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Kudus, melaksanakan pelatihan kader TB komunitas pada 22-28 Desember 2016.

Pelatihan kader ini diikuti oleh 24 kader DARI 5 Kecamatan diantaranya Kecamatan Kota, Bae, Dawe, Kaliwungu dan Undaan

Pelatihan kader TB komunitas merupakan pelatihan yang bertujuan untuk membentuk kader yang handal sebagai bagian dari struktur pengendalian TB berbasis masyarakat yang mandiri.

BACA JUGA :  Ditandai Dengan Pemukulan Gong, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Resmikan Kampung KB

Fungsi dari pelatihan ini adalah untuk memberikan bekal yang cukup kepada kader dalam melaksanakan kegiatan penanggulangan TB masyarakat antara lain sebagai sumber informasi TB, deteksi suspek TB dan kontak serumah, pendampingan pasien TB, pengawasan pengobatan pasien TB dan monitoring pengobatan pasien TB dengan pencatatan dan pelaporan pasien TB.

Indikator keberhasilan pemberantasan TB salah satunya terletak pada kadernya yang dilatih untuk menemukan terduga TB hingga diobati sampai sembuh.

“Selama pelatihan kader selalu diberi semangat untuk bersama-sama mengingat dan mempraktekkan “Salam TB Kudus” yaitu TOS (Temukan-Obati-Sampai Sembuh), Kudus Bebas TB,” ungkap Kepala program TB, Community TB – HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Kudus itu.

Pelatihan ini dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, diantaranya, Tahap pertama yaitu materi kelas selama dua hari, kemudian tahap dua praktek lapangan meliputi penyuluhan ke masyarakat dan praktek mencari terduga TB selama dua hari, kemudian tahap tiga selama dua hari yaitu materi kelas untuk review praktek lapangan dan materi penunjang tentang TB. (AS)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post