Geliat Kehidupan Pengepul Emas Jalanan

by
Foto: Mansur yang tengah mengecek kualitas emas, di Terminal Dawe Kudus, Rabu (11-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Siang itu, suasana Terminal Dawe Kudus nampak sepi. Tidak ada aktivitas hilir mudik angkot, yang ada hanya beberapa penjual makanan dan aksesoris yang tengah duduk menunggu pembeli di depan kios mereka.

Di sebelah utara, terlihat seorang lelaki tua yang tengah duduk santai di sebuah kursi kayu yang sudah reot. Di depannya, terdapat sebuah meja kecil yang berisikan timbangan, kaca pembesar dan kalkulator yang nampak sangat lusuh. Kursi dan meja itu diletakkannya di depan sebuah toko emas.

TRENDING :  Taman Menara Dulunya Adalah Alun-Alun Kudus

Raut wajah penuh harap terlukis jelas dari lelaki itu. Senyum manis selalu menghiasi bibirnya menyambut para pengunjung Terminal. Beberapa orang yang melintas disapanya dengan ramah dan hangat sambil menawarkan jasanya. “Pak, mau jual emasnya?” tanyanya dengan wajah penuh harap. Pria tua pengepul emas jalanan ini bernama Mansur.

Tak berselang lama, ada seorang wanita yang mendatangainya dengan membawa dua buah gelang yang telah rusak. Dengan gesit, mansur melihat detail gelang itu dengan kaca pembesar. Lalu timbang gelang tersebut diatas neraca.

TRENDING :  Inilah Wujud Raja Alif Karya Sosrokartono
KOMENTAR SEDULUR ISK :