Geliat Olahraga Hash Di Kudus, “Hasher N Run” Pagi Tadi Di Gelar Di Rahtawu

oleh
Anggota Komunitas Hasher Kudus sesaat sebelum pelaksanaan Hasher N Run di Rahtawu Gebog Kudus (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Olahraga Hash adalah jenis olahraga yg terus menggeliat di tanah air termasuk juga kini jenis olahraga multi track ini juga sedang berkembang di Kota kretek Kudus ini.

Menurut Solaekhan, ketua komunitas Hasher, atau para atlet Hash Kudus, jenis olah raga ini terus berkembang dan bertambah dgn membentuk sel atau kelompok Hash tersendiri, yg kini di Kudus anggotanya sudah mencapai 150 an atlet Hasher dan Hariett (Hasher perempuan).

TRENDING :  Persijap dan Persijap Kartini akan Jajal Kekuatan Tim dari Jogja

Demi lebih memperkenalkan olahraga tersebut pagi tadi sebanyak 70 orang Hasher yang terdiri dari 30 laki-laki dan 40 perempuan dari Komunitas Hash Kudus menyelenggarakan “Hasher n Run” yang berlokasi di Rahtawu Gebog Kudus, Sabtu ( 14-04-18).

Komunitas dengan pelatih Wardoyo tersebut berlari menelusuri track yg telah disediakan oleh penyelenggara.
Menurut pengarah acara Adhi Yulistianto, “Para hasher terkadang harus melintasi bukit, kebun, sungai dan bahkan hutan. Semua track ini harus ditempuh dgn berlari, berjalan, merangkak bahkan berguling karena licin,” jelasnya.

TRENDING :  Tunas Muda Karya Desa Mlati Norowito Juara Satu Lomba Lintas Alam Karang Taruna Se Kudus

Dijelakskannya, “ Rata-rata peserta adalah usia 30-40 tahun, bahkan 50an dengan kondisi fisik yg prima. Jelas HASH adalah olahraga yg menantang, karena selain memerlukan fisik juga dibutuhkan kerjasama tim dalam kelompok untuk mencari jalan keluar berdasarkan kertas yg telah ditaburkan para Hound. Dan biasanya para Hasher membekali diri dgn air minum, senter dan.. GPS dari hape Android masing-masing agar tidak tersesat,” terangnya.

TRENDING :  Jalan Menuju desa Wisata Rahtawu Macet

Diterangkan oleh Adhi, Hash sebenarnya olahraga yang berasal dari Inggris, dan berkembang pesat di Malaysia dan mulai diadopsi di Indonesia sekitar tahun 2000an.

“ Bila ingin bergabung dengan kelompok Hash, siapkan fisik dan mental anda, Hash bukanlah olahraga mahal namun siaplah ikut melintasi track yang ekstrem karena terkadang track yg ditempuh adalah berlumpur dan terkadang licin karena hujan,” pungkas Adhi. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :