Gerakan Lingkungan Bersih Masyarakat Sehat di Kudus

oleh
Kegiatan susur sungai dan pemungutan sampah di Sungai Rahtawu. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Desa Rahtawu menjadi salah satu ikon wisata di Kudus yang perlu dijaga keindahan dan kebersihannya. Untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga lingkungan, sejumlah pihak pun tergugah untuk mengadakan penyuluhan, susur kali, pemasangan reklame hingga pemasangan tempat sampah di sejumlah titik di Rahtawu.

Bersama masyarakat, serangkaian kegiatan edukatif ini dilaksanakan. Mengusung tema “Lingkungan Bersih Masyarakat Sehat” mereka menjalankan serangkaian kegiatan dengan antusias. Dimulai dengan kegiatan penyuluhan pengolahan sampah, yang menekankan pada pentingnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, disampaikan oleh dr. Isna Noor Hilda. Tak hanya itu, masyarakat juga diajak untuk tidak malu memungut sampah yang ada di sekitarnya.

TRENDING :  Dishub Tak Bisa Eksekusi Gembok Roda Kendaraan, Ini Sebabnya

“Sampah plastik yang dibuang secara sembarangan selain merusak estetika, sampah plastik juga merusak lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan. Dari sampah-sampah plastik yang menumpuk di sungai bisa menyebabkan banjir, menjadi sarang tikus dan mencemari air,” jelasnya.

TRENDING :  Format Kartu Keluarga (KK) Berubah Per 1 Oktober 2018, Ini Data Baru yang Ditambahkan

Dilanjutkannya, untuk itu sampah-sampah yang dihasilkan harus dikelola dengan tepat. Caranya dengan membuang sampah pada tempatnya. Pisahkan antara sampah organik dan anorganik, jika mampu ubah sampah menjadi barang yang nilai tambah atau recycle.

Dilanjutkan dengan penyusuran sungai rahtawu dengan membawa beberapa karung. Karung itu, digunakannya untuk memunguti sampah-sampah yang mengotori sungai. Tanpa rasa canggung, para dokter yang berbaur dengan masyarakat ini mengambil sampah-sampah yang mengotori sungai rahtawu.

Acara diakhiri dengan pemasangan reklame ajakan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan di Desa Rahtawu. Selain itu, para dokter ini juga memasang tempat sampah di sejumlah titik potensial.

TRENDING :  Perkawinan Tebu Jelang Musim Giling

Melalui serangkaian acara ini, dr. Ahmad Syaifudin, Ketua IDI Kudus berharap kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. “Alam seindah ini harus kita jaga kelestarian dan kebersihannya. Mulailah dari diri sendiri, dengan membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :