Getuk Gulung Hadir Meriahkan Expo Megawon

oleh
Getuk gulung khas Megawon, Jumat (03-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Kudus, ISKNEWS.COM – Jika dilihat secara sekilas, penampilan getuk gulung khas Megawon ini tidak jauh berbeda dengan getuk – getuk pada umumnya. Adonan getuk warna putih (original) dan coklat yang dihasilkan dari gula merah, direkatkan lalu digulung dan dipotong hingga membentuk pola spiral yang berpadu cantik dan menciptakan kesan menarik bagi siapapun yang melihatnya.

Soal rasa, jangan ditanya. Makanan yang terbuat dari ketela yang ditanak lalu ditumbuk hingga halus dan disajikan dengan parutan kelapa ini memiliki cita rasa yang berbeda dari getuk pada umumnya. Jika biasanya getuk bercitarasa manis, getuk gulung ini memiliki cita rasa manis, gurih dan lezat.

TRENDING :  Piala Soeratin 2018 : Persiku Kudus Tersingkir

Mursih, penjual getuk gulung di Expo Megawon menuturkan cita rasa khas dari getuk tersebut muncul dari campuran margarin dan gula merah. “Kalau getuk biasa hanya diberi campuran gula pasir. Kalau getuk ini, saya kasih margarin dan gula merah. Sehingga rasanya ada gurih-gurihnya gitu,” terangnya.

Dia mengungkapkan, getuk khas Megawon ini muncul pada kisaran tahun 2008. Saat itu, desanya mengadakan kegiatan lomba kuliner dari olahan ketela. Dari sekian banyak olahan ketela, RTnya memilih getuk sebagai makanan khas orang jawa yang legendaris dan pastiya disukai oleh semua orang.

TRENDING :  Kuliner Khas Kota Kudus
Getuk gulung khas Megawon, Jumat (03-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

“Awalnya coba-coba berkreasi dengan olahan getuk. Terus coba-coba mengkreasikan dengan margarin dan gula merah. Alhamdulillah, hasilnya banyak yang suka dan getuk ini dinobatkan sebagai kuliner khas Megawon,” katanya.

Dengan adanya Expo ini, Mursih kembali mengangkat dan memperkenalkan getuk gulung ke masyarakat luas. Harapannya sederhana, getuk megawon diharapkan dapat menjadi kuliner baru yang recomended di Kabupaten Kudus.

TRENDING :  Tugas Selesai, Satgas TMMD Persiapan Kembali ke Hombase

Saat pembukaan Expo Megawon, Andreas Wahyu Setiawan, Camat Jati, berkesempatan mencicipi getuk gulung tersebut. Menurutnya, teksturnya sangat lembut, lalu cita rasanya juga enak dan berbeda. Getuk ini recomended.

“Kalau mampir ke Expo Megawon, jangan sampai lupa mencicipi makanan khas desa kami, Getuk Gulung. Kalian pasti suka dan rasanya dijamin berbeda dari getuk-getuk pada umumnya.” tangkas Nurasag, Kepala Desa Megawon. (NNC/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :