Giliran Kelurahan Mlatikidul Deklarasikan sebagai Wilayah Anti Narkoba

Kudus, isknews.com – Target Kabupaten Kudus bebas narkoba, memang memerlukan kerja keras dan sosialisasi yang masif berkenaan dengan kampanye anti narkoba dan sosialisasi bahaya narkoba, untuk itu diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat di tingkat Desa dan Kelurahan membentuk jejaring msyarakat dalam upaya menanggulangi penyalahgunaan Narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba).

Menurut kapolres Kudus AKBP Andi Rifa’i, minimal ini merupakan langkah nyata kami bersama masyarakat dalam sebuah kesepahaman untuk dapat melakukan langkah konkret mengantisipasi peredaran barang haram tersebut, demikian pernah di ungkapkan Kapolres pda peluncuran pertama deklarasi Desa anti narkoba di Undaan Tengah beberapa waktu yang lalu.

Merespon program tersebut, semalam giliran Kelurahan Mlatikidul Kota kudus, deklarasikan sebagai desa anti narkoba (20/9), dipimpin oleh Lurah Moerijanto, Sekretaris kelurahan dan Babinkamtibmas serta Babinsa desa setempat, beberapa tomas dan toga serta diikuti oleh sekitar 50 orang bersma-sama memantapkan diri untuk bersama-sama saling bahu-membahu memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.

BACA JUGA :  Sosok Mayat yang di temukan warga di Sawah Desa Bodeh Kecamatan Pucakwangi Ternyata Warga Kecamatan Todanan Kab Blora.

Tujuan di adakannya deklarasi tersebut adalah sebagai wujud pedoman untuk meminimalisir peredaran serta pengguna narkoba di wilayah Mlatikidul sehingga terbentuk generasi masa depan yang baik dan berkarakter kebangsaan.

Acara yang juga di lanjutkan dengan sosialisasi Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) yang merupakan program baru bagi warga kelurahan tentang  pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran dari pelaksanaan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun 2015 – 2019. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post