Giliran Warga Berugenjang Dapat Tontonan Menarik soal Cukai

Kudus,isknews.com – Pemutaran film sosialisasi tentang aturan cukai kembali berlanjut. Kali ini, warga Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, yang akan menyaksikan pertunjukan sangat menghibur tersebut.

image

Kegiatan itu akan diselenggarakan di Balai Desa Gerugenjang, pada Jumat (15/7/2016), mulai pukul 19.00 WIB. Tentu saja ini adalah kegiatan ini tidak boleh dilewatkan.

”Selain penting bagi warga untuk memahami aturan penggunaan cukai, pemutaran film atau video iklan cukai ini, memang memberikan sesuatu yang berbeda. Jadi, warga harus datang untuk melihatnya,” terang Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan berlandaskan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Baca Juga :  ​Via Vallen dan Maya Sabrina Siap Goyang Jepara

Konsep kegiatan yang memang terbilang menyenangkan, menjadi salah satu alasan kenapa kegiatan pemutaran film ini banyak dihadiri masyarakat. Terbukti di beberapa desa yang sudah diselenggarakan kegiatan serupa, warga sangat antusias untuk datang.

Selain adanya pemutaran film, juga digelar berbagai macam pertunjukan kesenian. Dan itu melibatkan masyarakat secara langsung. ”Kita selalu membuka kesempatan kepada warga yang ada di lokasi yang kita datangi, untuk ikut serta dalam acara ini. Misalnya menampilkan kesenian khas yang mereka miliki,” kata Winarno.

Konsep filmnya sendiri, memang dibuat berbeda. Sosialisasi iklan soal cukai ini, dikemas dalam bentuk yang menghibur. Bahasa yang digunakan juga bahasa kudusan, yang tentunya sangat menyegarkan.

”Selama ini kami memahami bahwa memang kita harus bisa memahami masyarakat luas. Jika kita menggunakan cara-cara dan bahasa yang formal, khawatirnya tidak akan sampai pesan yang kita bawa. Dengan adanya pemutaran film iklan cukai yang memang berbeda ini, tentunya semakin memudahkan masyarakat untuk memahami aturan soal cukai,” terangnya.

Baca Juga :  Pelaku UMKM di Kebumen Antusias Sambut Hadirnya KUP

Winarno mengatakan jika antusiasme warga terhadap kegiatan ini di beberapa desa sebelumnya, membuktikan jika konsep sosialisasi yang digagas pihaknya, memang bagus.

”Film soal cukai yang disajikan dengan bahasa Kudusan yang enak didengar itu, ternyata memang sukses membuat warga menjadi memahami mengenai apa yang disosialisasikan. Sehingga warga menjadi mengerti tentang persoalan aturan cukai yang ada,” paparnya.

Ramainya warga yang datang itu, memang merupakan salah satu bukti bahwa sosialisasi dengan menggunakan media yang berbeda, bisa sangat menarik. ”Kami memang selalu membuat sosialisasi dengan berbagai media, supaya bisa membuat masyarakat paham akan arti penting aturan DBHCHT,” jelas Winarno.

Baca Juga :  ‪#‎isk_info_event‬ Pentas Kolosal Usai Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 70

Selain Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, acara serupa juga akan digelar di Desa Jojo (Mejobo) pada 16 Juli 2016, Desa Kedungsari (Gebog) pada 19 Juli 2016, Desa Gribig (Kaliwungu) pada 23 Juli 2016, dan Desa Besito (Gebog) pada 27 Juli 2016.

Lantas, masih berlanjut untuk pemutaran video sosialisasi cukai berikutnya adalah di Desa Kirig (Mejobo) pada 30 Juli 2016, Desa Pladen (Jekulo) pada 6 Agustus 2016, dan Desa Honggosoco (Jekulo) yang belum ditentukan tanggalnya. (HMS/SOS/CUK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?