GP Ansor dan Banser Pati Bereaksi Kutuk Tindakan Terorisme

oleh
Foto: Para anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor membubuhkan tanda tangan pada petisi untuk mendukung TNI-Polri dalam menumpas teroris, belum lama ini. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Islam adalah agama yang cinta damai, bukan agama kekerasan. Oleh karenanya segala aksi teror yang mengatasnamakan Islam adalah perbuatan keji yang menyimpang dari ajaran agama.

Menyikapi aksi teror beruntun yang membawa nama agama, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pati mengutuk keras aksi terosisme tersebut. Aksi keji atas nama agama apapun adalah hal yang tidak benar.

TRENDING :  Atlet Karateka Asal Pati Kantongi Medali Emas dan Perak

Demikian Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Itqonul Hakim menegaskan. Ditegaskan lagi, mereka yang melakukan aksi terorisme dengan mengatas namakan agama, adalah pengecut.

“Agama tidak pernah mengajarkan kekerasan, agama mengajarkan cinta damai kepada sesama. Aksi terorisme merupakan keprihatinan bersama dan harus dilawan secara bersama. Karna upaya-upaya gerakan teror yang mencoba meruntuhkan NKRI harus dilawan,” tegasnya saat dihubungi melalui telpon, Selasa (15-05-2018).

TRENDING :  Pemdes Tambahsari Gelar Uji Komputer Untuk Menjaring Calon Staf Keuangan

Sebagai pernyataan sikap tegas, imbuhnya, GP Ansor dan Banser Pati melakukan deklarasi bersama dengan jajaran Kepolisian dan TNI mengutuk tindakan terorisme. Deklarasi yang dilakukan di halaman Mapolres Pati, Senin (14-05-2018) kemarin menjadi sikap resmi organisasi yang beraviliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menentang dan menolak faham radikalisme di Indonesia.

TRENDING :  Santri Kajen Tolak Narkoba dan Aktivitas Punk

“Kami juga mengutuk keras tindakan para narapidana terorisme dan para teroris lain yang melakukan kerusuhan di Mako Brimob beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :