Gubernur : 18 Ribuan Jalan Berlubang Di Jateng, Tersisa 2 Ribuan Jalan Nasional Yang Belum Ditambal

by

Semarang – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP mengapresiasi kegigihan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII untuk memenuhi komitmen dalam memperbaiki jalan nasional. Terbukti, jalan nasional yang berlubang berkurang secara signifikan. Hingga 23 Februari lalu, masih tersisa 2.509 lubang pada jalan nasional di Jawa Tengah.

“Kemarin saya laporkan 18 ribu jalan nasional berlubang (di Jawa Tengah). Sekarang tinggal kurang lebih 2.509 jalan nasional yang berlubang. Akhir bulan ini harus selesai. Itu yang diperintahkan oleh Pak Menteri PU-PR. Tugas saya mengontrol,” beber orang nomor satu di Jawa Tengah itu saat menjadi narasumber dialog Mas Ganjar Menyapa bertajuk Infrastruktur 2017 di Puri Gedeh, Selasa (28/2).

TRENDING :  Pameran Arsip Dan Perpustakaan Jawa Tengah

Ganjar juga mengacungi jempol semangat rekan-rekan BBPJN VII yang terus melaporkan perkembangan penambalan jalan nasional yang berlubang kepadanya. Bahkan sampai tengah malam informasi tersebut terus di-upload.

“Saya sampaikan terima kasih kepada BBPJN VII di Jawa Tengah begitu kita rapat kerjanya luar biasa. Kerjanya siang malam, siang malam. Kalau saya lihat di Whatsapp group, karena saya dimasukkan di sana, itu sampai ada yang mengingatkan. Sudah malam, istirahat, besok kerja lagi. Semangat ya. Mereka tiap hari, tiap tempat melaporkan foto-foto (perkembangan penambalan jalan) ke saya. Itu cara kita merespon cepat keluhan masyarakat,” ujarnya.

TRENDING :  Jelang Ramadan PLN Pastikan Persediaan Pasokan Listrik Terpenuhi

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Ir Bambang Nugroho MSi menerangkan, pihaknya terus memantau perkembangan penambalan jalan nasional berlubang yang ditargetkan selesai pada akhir Februari ini. Mayoritas jalan nasional berlubang di Jawa Tengah berada di Pantura bagian barat, seperti Tegal-Brebes.

TRENDING :  Pemkab Pati Didesak Prioritaskan Gedung Sekolah Rusak

“Sekarang tanggal 28 Februari. Nanti malam baru kita dapatkan datanya. Kita akan lihat progressnya. Tapi saya lihat kemarin di lokasi dan laporan dari teman-teman sudah signifikan sekali (perkembangannya). Bahkan tidak hanya menutup lubang. Ada pula yang dibeton kalau memang parah, seperti jalan di daerah Wangon,” terangnya. (HMJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*