Gubernur Harapkan Penggunaan Dana Desa Transparan

oleh
Gubernur Harapkan Penggunaan Dana Desa Transparan
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh petinggi agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dalam menjalankan pemerintahan desa. Hal ini disampaikannya saat menghadiri sedekah bumi di Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara, Kamis (9-8-2018). Ganjar berpesan agar pemerintah desa dapat menentukan skala prioritas pembangunan di desa, dalam upaya mewujudkan pembangunan desa mandiri.

Selain itu pemerintahan desa, diharapkannya dapat meningkatakan mutu pelayanan dan pelaksanaan pembangunan di desa. Untuk itu Gubernur Jateng ini meminta agar pemerintah desa dan masyarakatnya dapat menjalin komunikasi yang harmonis, dan bekerjasama dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di desa.

TRENDING :  Harga Beli Tebu Oleh PG Merosot, Dampak Tidak Stabilnya Harga Gula Pasir Rugikan Petani Tebu

“Masyarakate dijak kabeh ditekoni, kue butuhe opo ayo rembugan bareng-bareng, iki duite semene, carane nyukupke pie sing nyukupke ayo bertahap nganti tekane enem tahun sak masa jabatan,” ujar Ganjar.

TRENDING :  OJK Minta Masyarakat Waspada Terhadap Penawaran Bitcoin

Sementara itu, terkait pengunaan dana desa yang menjadi program percepatan pembangunan desa dan meningkatkan ekonomi di desa ini, Ganjar juga menyampaikan agar dalam pelaksanaan dan penggunaan dana tetap mengikuti prosedur dan mekanisme keuangan secara transparan serta benar.

“Kabeh transparan, ayo ditemplekke dana desane ben rakyat ngerti, iki APBDes’e, niki dana desa, ADD, bantuan keuangan, PADes jumlahe semene, dinggo ngopo wae,” kata orang nomor satu di Jawa Tengah ini.

TRENDING :  Curi 11 Ribu Poundsterling Milik Majikan, Warga Bandung Diamankan

Oleh karena itu, alokasi dana desa yang digulirkan pemerintah dapat memberdayakan desa sebagai basis pembangunan nasional. Dana desa harus mampu menggairahkan ekonomi daerah khususnya di desa, sekaligus menekan angka kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :