Gubernur Jateng Resmi Tetapkan UMK 2017, Kudus Rp 1.740.900

Gubernur Jateng Resmi Tetapkan UMK 2017, Kudus Rp 1.740.900

Semarang, isknews.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo resmi meneken besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Senin (21/1) sore. Keputusan besaran kenaikan UMK tersebut diterbitkan melalui SK No.560/50 Tahun 2016, dan mulai berlaku mulai 1 Januari 2017.

cymera_20161121_224238

Menurut Ganjar dilansir dari jatengprov.go.id, penetapan kenaikan UMK 2017 berdasarkan rekomendasi bupati/ wali kota serta atas saran dan pertimbangan Dewan Pertimbangan Provinsi Jawa Tengah. UMK tertinggi adalah Kota Semarang sebesar Rp. 2.125.000 diikuti Kabupaten Demak Rp 1.900.000 dan Kabupaten Kendal Rp. 1.774.867. Sementara, UMK terendah adalah Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 1.370.000.

Ganjar menjelaskan, upah minimum merupakan upah bulanan terendah. Terdiri dari upah pokok, termasuk tunjangan tetap. Upah minimum hanya berlaku bagi pekerja atau buruh dengan tingkat paling rendah, yang punya masa kerja kurang dari satu tahun.

BACA JUGA :  Ngabuburit di Lapak Semangka Kang Gepeng, Dijamin Murah Meriah

Bagi pekerja/ buruh yang masa kerjanya sudah lebih dari satu tahun, lanjutnya, upah ditetapkan sesuai kesepakatan antara pekerja/ buruh/ serikat pekerja dengan pengusaha (bipartrit). Kesepakatan itu, dengan mempertimbangkan produktivitas dan kemampuan perusahaan.

“Yang lebih dari satu tahun (nanti) dibuat struktur dan skala upah. Ini mesti dibereskan pengusaha dan buruh hingga batasnya 23 Oktober 2017. Ini sebenarnya yang lebih banyak dituntut oleh mereka,” tuturnya.

Ditambahkan, pengusaha yang tidak mampu melaksanakan upah minimum yang telah ditetapkan, dapat mengajukan penangguhan kepada gubernur atau pejabat yang ditunjuk, sesuai peraturan perundang-undangan. Yakni, paling lambat 10 hari sebelum berlakunya keputusan penetapan UMK.

Di Kudus sendiri UMK 2017 ditetapkan sebesar Rp 1.740.900. Naik sekitar 8,25 persen dari UMK 2016 Rp 1.608.200. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan kabupaten lain di eks-Keresidenan Pati. Jepara Rp 1.600.000, Pati Rp 1.420.500, Rembang Rp 1.408.000, dan Blora Rp 1.438.100.

BACA JUGA :  Hujan Deras, Talud Jembatan Pecangaan Ambles

Berikut besaran UMK 2017 di 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah

1. Kota Semarang : Rp 2.125.000
2. Kabupaten Demak : Rp 1.900.000
3. Kabupaten Kendal : Rp 1.774.867
4. Kabupaten Semarang : Rp 1.745.000
5. Kota Salatiga : Rp 1.596.844,87
6. Kabupaten Grobogan : 1.435.000
7. Kabupaten Blora : Rp 1.438.100
8. Kabupaten Kudus : 1.740.900
9. Kabupaten Jepara : Rp 1.600.000
10. Kabupaten Pati : 1.420.500
11. Kabupaten Rembang : Rp 1.408.000
12. Kabupaten Boyolali : Rp 1.519.289
13. Kota Surakarta : Rp 1.534.985
14. Kabupaten Sukoharjo : Rp 1.513.000
15. Kabupaten Sragen : Rp 1.422.585,52
16. Kabupaten Karanganyar ; Rp 1.560.000
17. Kabupaten Wonogiri : Rp 1.401.000
18. Kabupaten Klaten : Rp 1.528.500
19. Kota Magelang : Rp 1.453.000
20. Kabupaten Magelang : Rp 1.570.000
21. Kabupaten Purworejo : Rp 1.445.000
22. Kabupaten Temanggung : Rp 1.431.500
23. Kabupaten Wonosobo : Rp 1.457.100
24. Kabupaten Kebumen : Rp 1.433.900
25. Kabupaten Banyumas : Rp 1.461.400
26. Kabupaten Cilacap : Rp 1.693.689
27. Kabupaten Banjarnegara : Rp 1.370.000
28. Kabupaten Purbalingga : Rp 1.522.500
29. Kabupaten Batang : Rp 1.603.000
30. Kota Pekalongan : Rp 1.623.750
31. Kabupaten Pekalongan : Rp 1.583.697,50
32. Kabupaten Pemalang : Rp 1.460.000
33. Kota Tegal : Rp 1.499.500
34. Kabupaten Tegal : Rp 1.487.000
35. Kabupaten Brebes : Rp 1.418.100

BACA JUGA :  Kebakaran Rumah di dua Lokasi berbeda

(MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post