Gubernur : Pajak Seringkali Menjadi “Momok” Bagi Masyarakat

by

Semarang – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menyampaikan laporan surat pajak tahunan (SPT) PPh Tahun Pajak 2016 melalui e-filing. Menurut Ganjar, aplikasi e-filing yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Pajak itu praktis dan pro terhadap era paperless saat ini.

“Warga masyarakat, gunakanlah e-filing untuk bayar pajak. Negara sudah maju. Kalau kita masih pakai kertas, ribet. E-filing cepat, mudah, aman kok,” ajak orang nomor satu di Jawa Tengah itu, pada Pelaksanaan Panutan Pengisian SPT Tahunan Melalui E-Filing di Ruang Rapat Lantai II Gedung A Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (10/3).

Ganjar membeberkan, pajak seringkali menjadi “momok” bagi masyarakat. Tidak terkecuali kalangan pengusaha. Oleh sebab itu, dia berharap Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I tidak hanya menyosialisasikan e-filing, namun juga berdiskusi dan mendengarkan alasan masyarakat takut terhadap pajak.

Dadi sosialisasine e-filing ditambahi sosialisasi wedimu apa,” sarannya.

Senada dengan Ganjar, Kepala Kanwil DJP Jateng I Dasto Ledyanto mengimbau kepada seluruh pajak di Jawa Tengah untuk segera mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan PPh-nya. Batas akhir pelaporan pajak pada 31 Maret 2016 untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April 2016 untuk wajib pajak badan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :