Gudang Kertas Afal Bekas Di Jetiskapuan Terbakar Dugaan Hubungan Arus Pendek

Gudang Kertas Afal Bekas Di Jetiskapuan Terbakar Dugaan Hubungan Arus Pendek

Kudus, isknews.com – Sebuah gudang penyimpanan kertas afal bekas milik Suwarsan (55) yang berada di Desa Jetis Kapuan RT. 03 RW.IV JMinggu (18/6/17).

Suwarsan pengusaha asal Desa Ngemplak RT.04, RW.III Kec. Undaan Kab. Kudus mengatakan penyebab kebakaran belum di ketahui karena masih dalam penyidikan oleh anggota dari Polsek Jati Kudus.

Awal kejadian diketahui oleh anak Suwarsan, Hanik Mariyana (29) yang datang bersama sopirnya Nurbaidi (45) setelah Hanik melihat adanya kepulan asap dari gudang kertas afal milik ayahnya, “Lalu saya menghubungi ayah dan ketika saya datang ke TKP ternyata isi gudang kertas afal telah terbakar,” ujarnya.

“Tak hanya gudang yang terbakar namun juga ban mobil truck yang diparkir di lokasi TKP pada bagian kanan belakang dan depan serta bagian bak truck bagian kanan ikut terbakar sebagian,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kapolda Dan Pangdam IV Diponegoro Komitmen Jateng Harus Jadi Barometer Keamanan Nasional

Di TKP korban berteriak meminta tolong kepada para tetangga sehingga masyarakat sekitar datang untuk membantu memadamkan kebakaran serta menghubungi Damkar yang ada di Kudus.

Pada sekitar pukul 16.20 WIB mobil Damkar dari PT. Djarum tiba di TKP untuk memadamkan api kemudian di susul mobil Damkar Pemkab Kudus dan Damkar BPBD yang bahu membahu memadamkan api.

Hampir setengah jam kemudian api benar-benar dapat di taklukkan oleh tim pemadam kebakaran  yang di bantu warga.

Tidak terdapat korban jiwa pada kebakaran tersebut, sementara kerugian materiil ditaksir  kurang lebih rp. 5 juta dari hitungan Ban truck bagian kanan belakang dan depan serta bagian bak truck bagian kanan yang ikut terbakar sebagian.

BACA JUGA :  Gara - Gara Ambil Pepaya Deket Jalan Tol, Seorang Bocah Hendak Menolong Terpleset dan Tenggelam

Dugaan sementara adalah hubungan arus pendek, namun penyelidikan atas peristiwa ini masih didalami oleh pihak Polsek Jati. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post