Gunakan Aplikasi Online Tak Perlu Antre Urus Dokumen Kependudukan

oleh

Kudus, isknews.com – Semakin banyaknya meja yang dilalui serta semakin lamanya orang mengantre ketika  mengurus suatu dokumen, disamping menjemukan dan memakan waktu juga memiliki  potensi koruptif yang tinggi.

Selama ini, pengurusan dokumen adminduk memang masih mengesankan lamanya antrean dan rentan terjadinya pungutan liar (pungli). Namun, dengan adanya kemudahan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus, maka proses tersebut jauh dari pandangan negatif tersebut.

Berbagai kemudahan yang diberikan dalam pembuatan dokumen administrasi kependudukan (adminduk), memberi angin segar bagi warga yang ingin mengurusnya. Selain itu, kemudahan ini juga memangkas stigma lama dalam proses pengurusan.

TRENDING :  Manajer Data Link Klarifikasi Protes Warga Soal Pembangunan Tower

.”Ini memang menjadi komitmen kami untuk bisa menghapus yang namanya pandangan negatif saat pengurusan dokumen adminduk. Kami hadirkan teknologi yang bisa diakses langsung masyarakat, supaya mereka tidak lagi harus kesulitan dalam prosesnya,” papar Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas Putut Winarno.

Salah satu inovasinya adalah membuat sejumlah aplikasi online dalam pengurusan dokumen adminduk. Lewat metode online inilah, prosesnya menjadi lebih singkat dan mudah.

Contohnya adalah di playstore sudah ada aplikasi Dukcapil Kudus. Warga tinggal mengunduhnya, kemudian memanfaatkannya untuk berbagai keperluan kepengurusan dokumen adminduk.

”Caranya juga sangat mudah. Semua tinggal mengikuti instruksi yang ada, dan bisa memanfaatkan fasilitas yang kita sediakan di sana. Sangat mudah. Tinggal mendaftarkan diri. Sangat mudah,” katanya.

TRENDING :  14.190 Siswa di Kudus Ikuti UNBK SMP/Mts, 53 Sekolah Masih Menumpang

Pelayanan ini, menurut Putut, selain mudah juga gratis. Termasuk memangkas antrean yang bisa saja terjadi di loket-loket pengurusan. Memangkas waktu pengurusan, juga biaya transportasi yang biasanya dikeluarkan jika mengurusnya langsung di dinas.

Terutama lagi, layanan online ini akan menjauhkan warga dari adanya kemungkinan terjadi pungutan liar (pungli). ”Sebagaimana komitmen kita bahwa penerapan layanan online ini, memang untuk menjauhkan dari yang namanya antrean dan pungli. Selain tentunya kemudahan layanan dan gratis tentu saja,” tegasnya.

TRENDING :  Ribuan Keping KTP El Invalid Dimusnahkan

Kemudahan ini memang sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri. Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

”Untuk itu, warga kami persilakan untuk memanfaatkan layanan online yang ada. Tinggal unduh saja dan manfaatkan semaksimal mungkin. Kami yang melayani Anda semua,” imbuhnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :