Guru Madin dan TPQ Akan Dapat Tunjangan Rp 1 Juta Mulai 2019

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Bupati Kudus Mohammad Tamzil dan Wakil Bupati Kudus M Hartopo sudah mulai merealisasikan program kampanyenya. Dalah satu yang menjadi janji keduanya adalah memberikan tunjangan kepada guru madrasah diniyah (madin), taman pendidikan al-quran (TPQ), serta imam masjid dan musala.

Menurut Tamzil hingga kali ini masih dilakukan pendataan bagi calon penerima tunjangan tersebut. Disebutkan jumlah guru madin ada 10 ribu guru madin dan swasta, serta 6 ribu guru TPQ. “Belum lagi ditambah imam masjid dan musala, mereka juga mendapatkan kesejahteraan dari Pemkab Kudus,” katanya, Kamis (11/10/2018).

TRENDING :  Wacana Enam Hari Kerja Tahun 2018 Kado ASN Rembang Di Hari Perdana Masuk Kerja

Pendataan kembali, kata Tamzil, dilakukan agar tidak ada data ganda yang menyebabkan satu guru menerima dobel tunjangan. Selain itu dia juga sudah meminta kepada FKDT dan Badko TPQ untuk melakukan verifikasi data yang benar.

TRENDING :  Keakraban Pejabat dengan Rakyat, Kata Kunci Membangun Kudus

“Mungkin sudah dapat dari diniyah tapi juga mengajar di TPQ. Harus salah satu saja,” tukasnya. Tamzil berharap tunjangan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para guru madin dan TPQ serta imam masjid dan musala. Dalam jangka panjangnya juga akan menambah kualitas anak bangsa.

“Harapannya bisa menambah semangat mengajar para guru. Sebab selama ini memang mereka tidam mendapat upah yang layak,” tandasnya.

TRENDING :  Dikenakan Sanksi, ASN Yang Tak Masuk Kerja pada 2 Januari 2018 hari ini

Terpisah Anggota DPRD Kudus dari Fraksi PKB M Nur Khabsyin mengapresiasi rencana Bupati Kudus M Tamzil merealisasikan pemberian tunjangan tersebut. Dia akan mendukung kebijakan yang dinilai pro rakyat seperti kali ini.

“Kami mendukug dengan langkah bupati. Dan harapan kam agar segera dimasukkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) untuk penganggaran di APBD,” pungkasnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :