H+6 Lebaran Harga Bahan Pokok di Kudus Terpantau Stabil

oleh
H+6 Lebaran Harga Bahan Pokok di Kudus Terpantau Stabil
Foto: Seorang pedagang sembako di Pasar Baru Wergu Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Harga kebutuhan bahan pangan di Kota Kretek relatif stabil paska lebaran.

Bahkan hingga H+6 Lebaran beberapa komoditi terpantau mulai terjadi penurunan harga. Ini berdasarkan pantauan isknews.com di lokasi Pasar Baru Wergu Wetan, Rabu (20/6/2018).

Salah seorang penjual, Sarmi (56) warga Loram kulon Jati mengatakan, beberapa dari sembako mengalami penurunan harga, namun ada juga yang fantastis.

Seperti halnya lombok merah dibandrol Rp20 ribu/kg, yang sebelumnya mencapai kisaran Rp30 ribu per kg, Lombok setan Rp30 ribu/kg dari semula harga Rp35 ribu/kg, dan lombok hijau atau rawit yang semula kisaran Rp30 ribu/kg lebih, sekarang Rp25 ribu/kg.

TRENDING :  Selamat, Inilah Pemenang Lomba Video Pendek Polisi Sahabatku

Untuk bawang merah dan bawang putih dikisaran masing-masing Rp30 ribu/kg dan Rp24 ribu/kg. Lalu gula pasir masih diharga Rp11 ribu/kg di 6 hari pasca lebaran masih stabil dan tidak ada kenaikan.

TRENDING :  Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Sementara itu, penjual kebutuhan pokok lainnya, Ana (35) membeberkan, Untuk kebutuhan Beras dengan jenis SS dikisaran Rp8500/Kg, Beras Ketan Rp10.000/Kg, jenis wangi dibandrol Rp10.500/Kg.

“Sementara minyak goreng dikisaran harga, Rp10.000/Kg, Trigu Rp5000/kg dan gula merah batangan biasa Rp11.000/Kg,” ujar warga wergu wetan itu.

Ditambahkan, Untuk harga tomat Rp7000/Kg dan wortel dikisaran Rp9000- Rp10000, padahal di hari biasa dikisaran Rp7 ribuan per kilogram nya.

TRENDING :  Bawaslu Wajib Menegur ASN Yang Terlibat Pilkada

Meski dari harga bahan pokok menurun, namun rata-rata pedagang di Pasar Baru belum melihat kenaikan pembeli, “Justru daya beli masyarakat turun,” ujar salah satu pedagang sembako, Yuni.

Hal itu terjadi banyak faktor, satu diantaranya momen yang bersamaan dengan tahun ajaraj baru sekolah. Dimana masyarakat lebih mementingkan anaknya dengan menyisihkan uang untuk belanja kebutuhan sekolah putra putrinya. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :