Hadapi Lebaran, Pemkab Jepara Siapkan Strategi Tekan Harga Sembako

oleh
Hadapi Lebaran, Pemkab Jepara Siapkan Strategi Tekan Harga Sembako
Foto: Pantauan harga ke pasar Jepara satu. (Istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara telah menyiapkan beberapa strategi khusus untuk persiapan menghadapi lebaran tahun ini. Menjaga kestabilan harga dan ketersediaan sembako sampai kenyamanan pengguna jalan raya, menjadi tekad pemerintah dalam menjamin kenyamanan warganya selama Hari Raya Idul Fitri.

Terkereknya harga bahan kebutuhan pokok menjelang lebaran sudah menjadi masalah setiap tahunnya di semua daerah. Termasuk Kabupaten Jepara, ketersediaan dan harga sembilan bahan pokok (sembako) seperti beras, gula pasir, daging, sayur-sayuran dan buah-buahan serta lainnya, hampir setiap jelang Idul Fitri selalu dipermainkan oleh para spekulan pasar. Pemkab Jepara yang dimotori Bupati Ahmad Marzuqi bertekad tetap terus bekerja maksimal dalam menstabilkan harga serta menjaga ketersediaan stok sembako. Untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya telah menyiapkan berbagai kebijakan dan langkah-langkah strategis. Diantaranya, dengan menekan harga sembako misalnya.

TRENDING :  Meluapnya Sungai Kaweden,Akibatkan Banjir Di Manyargading Dan Batukali

Melalui Asisten II Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mulyaji, Bupati mengaku telah menyiapkan pasar murah diseluruh kecamatan. Diharapkan mampu meringankan beban warganya yang kurang mampu, disamping itu juga bertujuan mencukupi ketersediaan dan menekan harga-harga sembako. “Nanti akan diselenggarakan pasar murah di tingkat kabupaten, insyaallah dilaksanakan pada 5 Juni 2018, yang selanjutnya pasar murah di semua kecamatan se kabupaten jepara,” ujarnya.

TRENDING :  IPHI Kecamatan Diminta Serahkan Susunan Pengurus

Setelah yakin pasokan sembako tercukupi serta stabil harganya, Pemkab Jepara bersama dinas dan instansi terkait akan melakukan operasi pasar. Langkah sampling pada pasar-pasar berskala besar di Jepara, diyakini mampu mengurai persoalan-persoalan terkait kebutuahan pokok masyarakat. Sehingga dapat langsung menyasar pada tempat yang menunjukkan harga lebih tinggi untuk mengendalikan harga, serta mengatahui kelayakan konsumsi suatu barang. Operasi atau pantauan pasar ini nantinya akan menyisir berbagai produk ataupun bahan makanan dan minuman yang tak layak konsumsi. “Sehingga demikian warga masyarakat Jepara insyaallah dalam rangka menghadapi 1 Syawal ini betul-betul bisa dengan semaksimal mungkin,” jelasnya. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :