Hadapi Persekap Kabupaten Pekalongan, Pelatih Persiku Kudus Minta Pemain Tak Remehkan Lawan

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Persiku Kudus Junior akan menjamu Persekap Kabupaten Pekalongan, dalam laga lanjutan Piala Soeratin 2018 Zona Jawa Tengah (Jateng), di Stadion Wergu Wetan Kudus, Minggu (12/8/2018).

Pertandingan pada kali ini menjadi sangat penting untuk mendapatkan satu tiket sisa sebagai syarat melaju ke fase berikutnya. Tidak hanya Persiku saja yang melakoni laga ini, dua tim lain yang menjadi pesaingnya yakni Persibat Batang dan Persegal Kota Tegal juga saling jegal.

Skuad Macan Muria Muda mengantongi modal berharga sebelum melawan tim tamu. Di peremuan pertama Bahtiar dan kawan-kawan mampu membawa pulang tiga poin dari kandang Persekap, dengan mencatatkan skor telak 1-4.

TRENDING :  16 Klub Berebut Gelar Turnamen Patriot Jepara

Akan tetapi hal itu justru menjadi kekhawatiran bagi Pelatih Persiku Junior Cucun Sulistyo. Dia mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak meremehkan Persekap. “Target harus menang di kandang sendiri. Tapi saya minta para pemain tidak overconfident yang bisa merugikan tim,” katanya di sela-sela latihan Persiku di Stadion Wergu Wetan Kudus belum lama ini.

Menurutnya kemenangan besar yang didapat pada pertemuan pertama tidak bisa dijadikan patokan. Hanya saja dari hasil pertemuan tersebut menjadi modal berharga karena sudah mengetahui sejauh mana kekuatan lawan.

TRENDING :  Cucun Minta Pemain Persiku Junior Tampil All Out di Laga Pamungkas

Cucun menggarisbawahi yang terpenting adalah tetap fokus dan anggap setiap laga adalah final. Dia juga menilai tampil di depan publik sendiri terkadang masih menjadi beban para pemain. “Kadang masih gerogi dan buru-buru ingin mencetak gol yang akhirnya malah membuat tidak lepas dalam bermain,” ujarnya

Finishing touch dan kekompakan di lini belakang sejauh ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Kekalahan melawan PSIS Semarang Junior di kandang sendiri menjadi catatan pahit. Apalagi kala itu dikarenakan kesalahan lini belakang yang kurang jeli membaca serangan lawan.

“Kita akui harus kerja keras membenahi lini belakang. Tapi pada pertandingan terakhir saat bertandang ke Semarang sudah ada perkembangan yang luar biasa. Meskipun kembali menelan kekalahan dari PSIS, namun hal itu murni karena keunggulan tim lawan bukan karena kesalahan sendiri,” tukas Cucun. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :