Hadipolo Kukuhkan Diri Sebagai Rintisan Desa Wisata

oleh
ISKNEWS.COM
Penyerahan SK Rintisan Desa Wisata dari Disbudpar ke Muspika Kecamatan Jekulo, Jumat (22-06-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Ditengah kemeriahan perayaan tradisi bulusan yang diselenggarakan di pelataran Petilasan Mbah Dudo, Jumat (22-06-2018). Masyarakat Desa Hadipolo dibuat haru sekligus bangga dengan penyerahan SK Rintisan Desa Wisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kepada Muspika Kecamatan Jekulo.

Dengan adanya SK tersebut, kini Desa Hadipolo telah resmi menjadi Rintisan Desa Wisata yang menggangkat budaya bulusan, pasar wisata dan lontong bulusan sebagai potensi wisata khas daerah tersebut.

ISKNEWS.COM
Penyerahan SK Pokdarwis dari Kepala Desa Hadipolo ke Ketua Pokdarwis, Jumat (22-06-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang diwakili oleh Ketua Bidang Pariwisata Roro Sri Wahyuningsih, mengatakan pihaknya akan mendukung penuh potensi budaya dan kearifan lokal yang ada di Desa Hadipolo. Bahkan pihaknya mendorong, masyarakat untuk terus mengembangkan potensi-potensi yang ada di Desa Hadipolo.

TRENDING :  Kisah Unik di Balik Terbentuknya Pasar Lentog

“Seperti halnya tradisi bulusan yang menjadi salah satu potensi wisata Desa ini. Jika kegiatan semacam ini dapat digelar secara kontinyu dapat menjadi ikon Desa dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Hadipolo,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dari potensi wisata ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

TRENDING :  Kirab Gunungan Hasil Tanam Sebagai Simbol Warga Rahtawu Mencintai Gunungnya

Hal ini juga disambut bahagia oleh Camat Jekulo, Dwie Yusie Sasepti. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa dirinya turut bangga dan bahagia dengan diresmikannya Desa Hadipolo sebagai Rintisan Desa Wisata.

“Saya rasa lontong bulusan, pasar wisata dan festival budaya bulusan sangat potensial untuk dikembangkan lebih jauh. Dengan kemajuan teknologi, kalian bisa bekerjasama mempromosikannya melalui jejarng sosial seperti facebook dan instagram,” tuturnya.

TRENDING :  Hendro Martoyo,” Birokrat Sekaligus Pembina Paguyuban Keris dan Tosan Aji Kudus ”

Bahwa Yusie optimis, lontong bulusan yang menjadi makanan khas Desa Hadipolo dapat menjadi ikon baru kulier di Kabupaten Kudus. Dirinya berharap, segala ikhtiar yang dilakukan untuk mengembangkan diri sebagai Desa Wisata bisa segera terwujud, dengan kerja keras semua pihak tentunya.

Tak hanya penyerahan SK Rintisan Desa Wisata oleh Disbudpar, pada puncak festival budaya bulusan juga diadakan penyerahan SK pokdarwis dari Kepala Desa Hadipolo kepada ketua pokdarwis. (NNC/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :