Halal Bihalal BPJS Kesehatan : BPJS Bekerja Dengan Sistem Gotong Royong

Halal Bihalal BPJS Kesehatan : BPJS Bekerja Dengan Sistem Gotong Royong

KUDUS, isknews.com – BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Kudus, mengadakan halal bi halal dengan wartawan, Lembaga Swasdaya Masyarakat (LSM) dan organisasi kemasyarakatan (Ormas). Hadir dalam acara yang berlangsung bertempat di Hotel @home, Jumat (03/7), para wartawan dari media cetak, elektronik dan online, LSM dan perwakilan Ormas se Kabupaten Kudus
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kabupaten Kudus, Agus Purwono, dalam sambutannya, mengatakan, BPJS Kesehatan diatur dalam Undang-Undang, baik lembaga penyelenggaranya maupun ketentuannya, antara lain yang menyangkut pelayanan kepada pihak yang membutuhan “Yang menjadi persoalan, bagaimana atau darimana beayanya.”
Dijelaskan lebih lanjut, di negara kaya atau yang sudah maju, BPJS Kesehatan dibeayai pemerintah atau negara. akan tetapi di negara miskin, karena negara tidak mampu membeayai, karena itulah, BPJS Kesehatan dibeayai gotong royong dari iuran peserta BPJS Kesehatan, untuk peserta umum dan pegawai pemerintah. “Dengan prinsip gotong royong, di mana iuran peserta yang sehat digunakan oleh peserta yang sakit, iuran peserta yang muda dimanfaatkan oleh peserta yang tua, maka biaya pengobatan yang tinggi ini bisa dijamin oleh BPJS Kesehatan, Untuk kalangan pekerja, gotong royong dari bantuan perusahaan dan gaji atau upah yang dipotong untuk iuran kepesertaan BPJS Kesehatan.”
Sementara itu, Roy Kusumo, wartawan Radio Swara Kudus yang diminta memberikan sambutan, mewali wartawan, mengatakan, selama ini telah terjalin kerjasama yang baik antara BPJS Kesehatan dengan pers, sehingga pers bisa mengakses informasi yang berkaitan BPJS Kesehatan.
Begitu pula dengan kalangan LSM, sebagaimana disampaikan oleh Ketua LSM LepasP Achmad Fikri yang mewakili LSM. Menurut dia, kerjasama kemitraan yang baik dan akrab, antara LSM dan pers dengan lembaga pemerintahan, termasuk BPJS Kesehatan selama ini tercipta melalui.jalinan komunikasi yang diprakarsai BPJS Kesehatan ini perlu disambut baik dan ditindak lanjuti. Hal itu mengingat banyak temuan-temuan di lapangan, seperti pelayanan yang belum baik, sarana dan prasarana dan lain sebagainya.
“LSM dan pers bisa ikut andil atau campur tangan, memberikan masukan kepada penyelenggara BJPS, tentang adanya temuan di lapangan itu.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Bupati Pati Pukul Kentongan Sebagai Tanda Dibukanya "Pati Tourism Expo 2017"

Share This Post