Hardiknas, Pemkab Kudus Beri Penghargaan Pelajar Berprestasi

oleh
Foto: Bupati Kudus didampingi OPD saat foto bersama dengan siswa siswi berprestasi usai upacara Hardiknas. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kudus, dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke 110 tahun 2018 memberikan penghargaan kepada putra putri terbaiknya. Mereka diantaranya juara tingkat Propinsi, Nasional bahkan Internasional. Selain dari perseorangan, juga ada dari perwakilan sekolah.

Diantaranya tingkat propinsi, jenis lomba tenis lapangan (SMP 1 Gebog), lomba panahan POPDA (SMP 3 Bae), lomba gulat kejurda (SMP 2 Jati), tunggal putra bulu tangkis (SMP Taman Dewasa).

Untuk tingkat Nasional, lomba tenis meja Popda (SMP 2 Kudus), lomba Adiwiyata dari SMP 2 Dawe, SMA 1 Bae, SMA 2 Bae, SD 2 Pasuruan. Sedangkan untuk tingkat Internasional, jenis lomba World Sakamoto Mathematics dari SD Cahaya Nur Kudus.

TRENDING :  Pelatihan SISKEUDES, Rofiq: Sistem Keuangan Desa Harus di Kelola Dengan Baik

Selain penghargaan kepada pelajar berprestasi, juga ada pemberian santunan kepada gerakan nasional orang tua asuh (GNOTA).

Usai memimpin upacara Hardiknas di Lapangan Alun-alun simpang tujuh Kudus, Rabu (2-5-2018), Bupati Kudus Musthofa mengatakan bahwa pemberian penghargaan tersebut sebagai apresiasi Pemkab Kudus untuk mereka yang telah mengharumkan nama Kota Kretek hingga level Internasional, selain itu sebagai penyemangat bagi pelajar lainnya, supaya terus terpacu dalam belajar.

TRENDING :  Rumah Nenek Kasmi Lantak Terbakar

Peringatan Hardiknas tahun ini, lanjut Musthofa, dapat dijadikan sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap usaha yang telah diperjuangkan di bidang pendidikan. “Pada hari pendidikan ini, kita berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun pendidikan dan pendidikan yang dihidupi dan disinari oleh kebudayaan nasional, karena kita yakni kebudayaan yang maju akan membuat pendidikan semakin kuat”, katanya.

Dia menegaskan, cita-cita pendidikan dan kebudayaan Nasional hanya bisa terwujut apabila dibarengi dengan kerja keras dan berdayah jelajah luas. hanya dengan cara itu pendidikan dan kebudayaan dapat menjangkau seluruh wilayah indonesia.

TRENDING :  Perhatikan Ini, Saat Tangani Korban Cedera Kepala

“Begitu halnya dengan peningkatan pembangunan infrastruktur pendidkan dan kebudayaan yang kuat, termasuk peningkatan SDM dan sarana infrastruktur lainnya yang sangat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat,” tegasnya.

“Dengan mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” dapat dijadikan momentum untuk melakukan muhasabah, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah diperjuangkan pendahulu (Ki Hajar Dewantara) di bidang pendidikan,” katanya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :