Harga Beras ”Mencekik” Rakyat Capai Rp 11.500 per Kilogram, Pemkab Diminta Turun Tangan

by

Kudus, ISKNEWS.COM – Harga beras di Kudus mencapai Rp 11.500 per kilogram. Hal itu membuat masyarakat menjadi resah, karena harga tinggi tersebut dianggap terlalu ”mencekik” rakyat.

Seperti pantauan ISKNEWS.COM di Pasar Ngablak Tanjungrejo, para pedagang rata-rata menjual harga pada kisaran Rp 11.000 – Rp 11.500 per kilogram. Salah seorang pedagang Mbah Slamet mengaku menjual beras Rp 11 ribu karena dari penggilingan padi sudah dipatok harga Rp 10.500.

Sementara itu Sopik pedagang lainnya menjual beras Rp 11.500. ”Kita ambilnya dari penggilingan padi Rp 10.700, kalau dijual Rp 11 ribu rugi soalnya kadang timbangannya mati ditambah biaya plastiknya juga,” ujarnya.

TRENDING :  Geger Rame Rame Cairkan Harta Warisan Bung Karno Senilai 15 Jutaan Di Bank Mandiri

Kenaikan harga beras, lanjut Sopik, sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Pada awal November 2017 harga masih pada kisaran Rp 9 ribu, namun pada pertengahan bulan mulai naik bahkan hingga awal Desember 2017 mencapai Rp 11 ribu per kilogramnya.

TRENDING :  Bentuk Satgas Pengendali Harga Sembako

Salah seorang pembeli Suminah mengaku sangat keberatan dengan naiknya harga beras. Hal itu tak lepas dari kenaikan berbagai kebutuhan lainnya. ”Listrik sekarang bayarnya sudah sangat tinggi, kalau ditambah sembako naik seperti ini jelas memberatkan rakyat,” tuturnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :