Harga Daging Ayam Di Pati Belum Stabil

oleh
Harga Daging Ayam Di Pati Belum Stabil
Foto: Pedagang daging ayam di Pasar Rogowongso Pati, Jumisih sedang melayani pembeli, Sabtu (30-06-2018). (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Pasca idul fitri harga daging ayam masih belum stabil, per kilo untuk ayam pedaging masih berkisar antara 33 ribu – 35 ribu rupiah. Meski pembeli belum seramai biasanya, namun para pedagang tertolong banyaknya orang punya hajat yang membutuhkan daging ayam.

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Rogowongso Pati, Jumisih menuturkan menjelang lebaran lalu harga mencapai Rp. 40 ribu, dan mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada saat lebaran hingga H+2, yaitu Rp. 43 ribu.

TRENDING :  Komoditi Ayam Pedaging Di Kudus, Produksi Capai 40 - 50 Ton Per Hari, Permintaan Hanya 40%

“Ini harganya masih belum stabil. Kalau harga jual pedaging Rp. 33 ribu. Stabilnyaya seharusnya dikisaran harga Rp. 30 ribu per kilo,” terang Jumisih, Sabtu (30-06-2018),

TRENDING :  Kades Wedarijaksa Lantik Sekertaris Desa Baru

Jumisih mengaku meski harga belum stabil dan pembeli belum terlalu ramai, namun tingkat penjualan dagangannya bisa dibilang stabil. Selain harga ayam pedaging yang belum stabil, ia menambahkan, harga daging ayam kampung pun masih terbilang belum seperti biasa, yaitu Rp. 60 ribu sampai Rp. 70 ribu per kilo.

TRENDING :  Truk “Terak” Supra, Satu Orang Opname

“Penjualan masih stabil meski pembeli belum ramai. Kan habis lebaran banyak orang butuh daging ayam untuk hajatan, jadi tingkat penjualan masih seperti hari biasa,” ujarnya. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :