Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Normal

Kudus, isknews.com – Sempat melambung pada bulan September 2016, harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Kudus mulai berangsur normal. Pantaun isknews.com di Pasar Ngablak Tanjungrejo, harga kebutuhan seperti sayuran yang sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi, kini harganya sudah mulai turun dan kembali ke harga normal.

FOTO : ISK/MUKHLISIN

FOTO : ISK/MUKHLISIN

Salah satu pedagang Pasar Ngablak Suryati mengatakan, melonjaknya harga kepokmas banyak dipengaruhi permintaan yang meningkat sedangkan stok barang masih sama. Hal itu menurutnya membuat harga melambung tinggi dikarenakan stok barang menjadi langka.

Baca Juga :  Olahraga Bersama Bupati Kudus dengan Pegawai Setda

Peningkatan permintaan barang, katanya, tak lepas dari momen bulan Dzulhijjah, dimana banyak orang mantu baik itu nikahan atau khitanan. “Kalau stok sedikit dan permintaan meningkat tentu saja harga juga ikut naik,” ujarnya, Rabu (5/10).

Suryati mencontohkan harga yang turun di antaranya, cabe merah besar sebelumnya di atas Rp 30 ribu per kilogram sekarang turun menjadi Rp 28 ribu. Sama halnya bawang merah dan bawang putih juga turun hingga Rp 5 ribu per kilogram dari harga sebelumnya.

Baca Juga :  Berapa Denda Jika Telat Buat Akta Kelahiran?

Sementara itu pedagang sembako Ngablak Khumaeroh menjelaskan, harga saat ini cenderung stabil namun beberapa mengalami penurunan. Minyak goreng curah Rp 12 ribu per kilogram. Gula pasir saat ini berkisar Rp 12.500 – 13 ribu per kilogram. Beras medium Rp 8.500, beras premium Rp 9 ribu, sedangkan beras mentik wangi 11.500 per kilogram.

“Tidak ada kenaikan berarti pada awal bulan Oktober, bahkan cenderung mengalami penurunan dibanding bulan lalu,” pungkasnya. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?